Jenis Baru COVID-19 Disebut Berpotensi Ganggu Program Vaksinasi

Minggu, 27 Desember 2020 - 08:51 WIB
loading...
Jenis Baru COVID-19...
Jenis baru COvid-19 yang penularannya lebih cepat disebut berpotensi mengganggu jalannya program vaksinasi. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Jenis baru COVID-19 yang penularannya lebih cepat disebut berpotensi mengganggu jalannya program vaksinasi yang telah digagas pemerintah. Sehingga diperlukan solusi dan strategi khusus untuk penanganannya.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan pandemi Covid-19 di Indonesia belum terkendali. Sehingga, jika jenis baru Covid-19 itu telah ada di Tanah Air, bisa saja meningkatkan angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19.

"Ini akan mengganggu dari keberhasilan program vaksinasi . Tapi mengganggu vaksin Covid-19 ya belum tentu. Tapi kalau mengganggu program vaksinasi ya jelas karena meningkatkan angka reproduksi dengan misalnya angka 2 bisa jadi 3," kata Dicky, Minggu (27/12/2020).

Lebih jauh, dia memaparkan, jenis baru Covid-19 berdampak pada semakin tinggi dan terencananya efikasi vaksin Covid-19. Selain itu, juga bakal menyerang kelompok produktif dan aktif sehingga semakin memberatkan situasi pandemi Covid-19 di dalam negeri.

Baca Juga: Jepang Larang Masuk Warga Asing setelah Varian Baru Covid-19 Tiba
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puluhan WNA Menyumbang...
Puluhan WNA Menyumbang Naiknya Kasus COVID-19 di Bali
Dukung Keterbukaan Informasi...
Dukung Keterbukaan Informasi Publik, Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan iNews
Pastikan Warga Manado...
Pastikan Warga Manado Tervaksin, Kapolda Sulut Sidak Vaksinasi di Mal
Kabareskrim dan Kapolda...
Kabareskrim dan Kapolda Jatim Pantau Langsung Percepatan Vaksinasi di Pamekasan
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan...
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Sitopeng Cirebon
Keren, Peserta Vaksinasi...
Keren, Peserta Vaksinasi Dapat Hadiah Motor dan Laptop dari Kapolda Riau
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Rekomendasi
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved