Taufan Pawe Sarankan Perayaan Natal di Parepare Digelar Virtual
Senin, 21 Desember 2020 - 14:59 WIB
loading...
Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe saat menyematkan pin pada Gelar Pasukan Operasi Lilin tahun 2020 di Halaman Mapolres Parepare, Senin, (21/12/2020). Foto: Sindonews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Wali Kota Parepare Taufan Pawe menyarankan, agar perayaan Natal tahun ini bisa digelar secara virtual untuk mencegah penularan Covid-19.
Hal ini disampaikan Taufan Pawe saat menjadi inspektur dalam gelar pasukan Operasi Lilin 2020 di halaman Mapolres Parepare, Senin (21/12/2020).
Taufan mengatakan, pada perayaan Natal dan Tahun Baru kal ini diprediksi dapat menimbulkan peningkatan aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, selain pelanggaran protokol kesehatan.
Baca Juga: Parepare Raih Penghargaan Kota Sangat Inovatif Diajang IGA
"Kegiatan Natal sedapat mungkin dilaksanakan secara virtual. Jika dilaksanakan di gereja masing-masing, akan ada pemantauan yang dilakukan Tim Gugus Covid-19 guna menerapkan protokol kesehatan. Saya berharap perayaan Natal dan tahun baru bisa berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif," papar Taufan.
Selain itu, Taufan berharap, pelaksanaan Operasi Lilin 2020 , mengedepankan tindakan preventif, preventif dan humanis serta menegakkan hukum secara tegas dan profesional. Dan tentunya, kata dia, tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
"Sehingga Operasi Lilin 2020 menjadi salah satu solusi yang akan dilaksanakan selama 15 hari ke depan, hingga 4 Januari 2021 mendatang," katanya.
Hal ini disampaikan Taufan Pawe saat menjadi inspektur dalam gelar pasukan Operasi Lilin 2020 di halaman Mapolres Parepare, Senin (21/12/2020).
Taufan mengatakan, pada perayaan Natal dan Tahun Baru kal ini diprediksi dapat menimbulkan peningkatan aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, selain pelanggaran protokol kesehatan.
Baca Juga: Parepare Raih Penghargaan Kota Sangat Inovatif Diajang IGA
"Kegiatan Natal sedapat mungkin dilaksanakan secara virtual. Jika dilaksanakan di gereja masing-masing, akan ada pemantauan yang dilakukan Tim Gugus Covid-19 guna menerapkan protokol kesehatan. Saya berharap perayaan Natal dan tahun baru bisa berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif," papar Taufan.
Selain itu, Taufan berharap, pelaksanaan Operasi Lilin 2020 , mengedepankan tindakan preventif, preventif dan humanis serta menegakkan hukum secara tegas dan profesional. Dan tentunya, kata dia, tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
"Sehingga Operasi Lilin 2020 menjadi salah satu solusi yang akan dilaksanakan selama 15 hari ke depan, hingga 4 Januari 2021 mendatang," katanya.
Lihat Juga :