Dukung Pemulihan Ekonomi, Forkas Jatim Minta Pemerintah Beri Kemudahan Usaha

Jum'at, 18 Desember 2020 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Dia menyatakan, untuk pemulihan ekonomi , pihaknya meminta pemerintah menggunakan produk lokal. Kemudian menyederhanakan regulasi dan menjadi mandiri untuk memenuhi kebutuhan domestik. Tahun 2021, Forkas meyakini ekonomi akan bangkit. Namun tidak akan berjalan dengan mudah dan cepat. "Karena perlu konsolidasi terkait dengan perbankan dan regulasi. Termasuk juga yang berhubungan dengan negara lain atau perdagangan global," terangnya.

Saat ini, lanjut dia, yang sudah mulai membaik adalah ekonomi China. Mereka banyak membutuhkan banyak kontainer untuk kegiatan ekspor-impornya. Dan itu berimbas kepada Indonesia yang mengalami kesulitan kontainer untuk ekspor impor. Sehingga biaya tinggi. "Inilah yang mendorong kami melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk kemudahan usaha bagi pengusaha," pungkas Eddy.

(Baca juga: Diterjang Hujan Lebat, Jalan Penghubung Kecamatan di Banyumas Putus Total )

Diketahui, Forkas Jatim merupakan forum komunikasi asosiasi pengusaha yang anggotanya terdiri atas 44 asosiasi usaha dengan 20.407 perusahaan. Eddy Widjanarko yang terpilih sebagai ketua umum menggantikan Nur Cahyudi yang wafat pada November lalu.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investasi di Jabar Tembus...
Investasi di Jabar Tembus Rp103 Triliun, Ridwan Kamil: Buah Pemikiran KPED
Kinerja KPED Terasa...
Kinerja KPED Terasa Nyata, Ridwan Kamil Haturkan Terima Kasih
Banyumas Culture Carnival...
Banyumas Culture Carnival dan Bursa KUKM 2023 untuk Bangkitkan Ekonomi
Menggembirakan! Ekonomi...
Menggembirakan! Ekonomi Sulut Tumbuh 5,26 Persen
Pulihkan Ekonomi Pelaku...
Pulihkan Ekonomi Pelaku UMKM, Pemda KBB Gelar Festival Ramadan
Permudah Investor Masuk,...
Permudah Investor Masuk, Nilai Investasi di Jateng Tumbuh Pesat
Buruan Serbu! bank bjb...
Buruan Serbu! bank bjb Tawarkan ST016 dengan Imbal Hasil Syariah yang Menguntungkan
Investasi Asing Lebih...
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia, Singapura, dan Vietnam daripada Indonesia
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Rekomendasi
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved