WHO Nyatakan Perawatan Virus Corona Tunjukkan Data Positif
Rabu, 13 Mei 2020 - 09:48 WIB
loading...
Logo WHO terlihat di kantor pusat lembaga itu di Jenewa, Swiss. Foto/REUTERS
A
A
A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan beberapa perawatan menunjukkan data positif yakni berhasil membatasi keparahan atau lamanya penyakit COVID-19.
WHO kini fokus mempelajari lebih banyak terkait empat atau lima perawatan paling menjanjikan. Lembaga itu memimpin inisiatif global untuk mengembangkan vaksin, tes dan obat yang efektif dan aman untuk mencegah, diagnosa dan merawat COVID-19. (Baca juga: Kabar Baik, 99 Pasien Positif Corona di Jatim Sembuh )
Penyakit itu telah menginfeksi 4,19 juta orang di penjuru dunia menurut penghitungan Reuters.
“Kita memiliki beberapa perawatan yang tampaknya ada pada studi paling awal yang membatasi keparahan atau lamanya penyakit tapi kita tidak memiliki apapun yang dapat membunuh atau menghentikan virus itu,” ungkap juru bicara WHO Margaret Harris merujuk pada lembaga yang disebut Solidarity Trial untuk menguji obat virus corona.
“Kami memiliki data positif tapi kita perlu melihat lebih banyak data untuk 100% yakin bahwa kita dapat katakan ini perawatan yang lebih baik dari yang lain,” kata dia yang menjelaskan lebih banyak riset diperlukan dan direncanakan.
Harris tidak menyebut nama obat yang digunakan untuk perawatan pasien virus corona.
Gilead Science Inc menyatakan obat antivirus remdesivir yang dikembangkannya telah membantu memperbaiki kondisi pasien COVID-19.
WHO kini fokus mempelajari lebih banyak terkait empat atau lima perawatan paling menjanjikan. Lembaga itu memimpin inisiatif global untuk mengembangkan vaksin, tes dan obat yang efektif dan aman untuk mencegah, diagnosa dan merawat COVID-19. (Baca juga: Kabar Baik, 99 Pasien Positif Corona di Jatim Sembuh )
Penyakit itu telah menginfeksi 4,19 juta orang di penjuru dunia menurut penghitungan Reuters.
“Kita memiliki beberapa perawatan yang tampaknya ada pada studi paling awal yang membatasi keparahan atau lamanya penyakit tapi kita tidak memiliki apapun yang dapat membunuh atau menghentikan virus itu,” ungkap juru bicara WHO Margaret Harris merujuk pada lembaga yang disebut Solidarity Trial untuk menguji obat virus corona.
“Kami memiliki data positif tapi kita perlu melihat lebih banyak data untuk 100% yakin bahwa kita dapat katakan ini perawatan yang lebih baik dari yang lain,” kata dia yang menjelaskan lebih banyak riset diperlukan dan direncanakan.
Harris tidak menyebut nama obat yang digunakan untuk perawatan pasien virus corona.
Gilead Science Inc menyatakan obat antivirus remdesivir yang dikembangkannya telah membantu memperbaiki kondisi pasien COVID-19.
Lihat Juga :