WHO Cabut Status Kegawatdaruratan Covid-19, Dinkes Bandung Tunggu Arahan Pusat
Rabu, 10 Mei 2023 - 14:04 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung , Anhar Hadian mengaku, pihaknya masih menunggu arahan resmi Kementerian Kesehatan, menyusul dicabutnya status kedaruratan Covid-19 oleh WHO.
"Kami tentu saja menghormati WHO dan mematuhi rekomendasi yang disampaikan. Tapi, sampai saat ini Kemenkes belum mengeluarkan statement resmi terkait hal itu kecuali tentang vaksinasi yang harus ditingkatkan," ujar Anhar.
Dia menambahkan, akhir-akhir ini ada peningkatan kasus baru Covid-19, keterisian tempat tidur ini sesuatu yang harus dicermati dan diwaspadai. Sebab hal tersebut tidak bisa diabaikan.
"Apalagi di beberapa daerah ada kematian meski ada komorbid. Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan," ungkapnya.
Pada Maret-April penambahan kasus Covid-19 terjadi di bawah 10 tiap hari. Awal April-Mei penambahan kasus harian terjadi sebanyak 30 sampai 60 kasus.
Baca juga: Plh Wali Kota Bandung, Kadis hingga Politisi Diperiksa KPK, Kasus Apa?
"Sabtu, 3 Mei sampai 114 kasus. Dari situ terlihat ada penambahan harian. Konfirmasi harian 300-350 fluktuatif. Kota Bandung pernah 2.000 satu hari," paparnya.
"Kami tentu saja menghormati WHO dan mematuhi rekomendasi yang disampaikan. Tapi, sampai saat ini Kemenkes belum mengeluarkan statement resmi terkait hal itu kecuali tentang vaksinasi yang harus ditingkatkan," ujar Anhar.
Dia menambahkan, akhir-akhir ini ada peningkatan kasus baru Covid-19, keterisian tempat tidur ini sesuatu yang harus dicermati dan diwaspadai. Sebab hal tersebut tidak bisa diabaikan.
"Apalagi di beberapa daerah ada kematian meski ada komorbid. Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan," ungkapnya.
Pada Maret-April penambahan kasus Covid-19 terjadi di bawah 10 tiap hari. Awal April-Mei penambahan kasus harian terjadi sebanyak 30 sampai 60 kasus.
Baca juga: Plh Wali Kota Bandung, Kadis hingga Politisi Diperiksa KPK, Kasus Apa?
"Sabtu, 3 Mei sampai 114 kasus. Dari situ terlihat ada penambahan harian. Konfirmasi harian 300-350 fluktuatif. Kota Bandung pernah 2.000 satu hari," paparnya.
Lihat Juga :