SPAK Indonesia Ajak Perempuan Tolak Politik Uang

Selasa, 08 Desember 2020 - 15:37 WIB
loading...
SPAK Indonesia Ajak...
Anggota SPAK Indonesia, Ema Husain. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Indonesia mengajak seluruh perempuan berpartisipasi dalam konstestasi politik di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak 2020 .

Merujuk data Komisi Pemilihan Umum (KPU) , terdapat 50.194.726 pemilih perempuan atau 50,2 persen dari total 100.359.152 pemilih yang terdaftar di daerah penyelengara pilkada .

Baca juga: Bulukumba Masuk 10 Besar Daerah Rawan Politik Uang di Pilkada 2020

Anggota SPAK Indonesia, Ema Husain mengatakan, data tersebut jadi bukti suara perempuan menjadi kunci penting arah politik, demokrasi dan pemerintahan Indonesia ke depan, yang ditentukan pada 9 Desembar 2020.

"Ini adalah sebuah kenyataan suara perempuan berharga dan jadi pintu terbangunnya pemerintahan demokratis dan berpihak pada kepentingan-kepentingan perempuan , anak, difabel, kelompok-kelompok marjinal," kata Ema dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Selasa (8/12/2020).

SPAK Indonesia, kata Ema menyerukan perempuan , jangan takut membuat pilihan yang benar untuk memajukan 270 daerah pelaksana pilkada serentak . Serta memastika keberagaman tetap jadi sebuah kekayaan dan identitas bangsa.

Sekaligus membuka peluang dan kebebasan perempuan , anak, difabel, kelompok-kelompok marjinal dan lain-lain di daerah, untuk berpartisipasi dan meraih prestasi dalam politik, demokrasi, ekonomi, pemerintahan dan pembangunan di semua sektor.

"Yang akan mengantarkan suara perempuan di 270 daerah ini menjadi bagian penting dari setiap kebijakan nasional," ucap Ema.

Baca juga: Pemkab Pangkep Diminta Setop Bagi Insentif RT/RW Jelang Pencoblosan

Menurut dia, perempuan tak boleh berpikir pesimis dan menganggap suaranya tak berarti. Karena setiap suara perempuan berharga. Ema menekankan agar suara perempuan tidak ditukar dengan apapun.

"Waspada! Jual beli suara (politik uang) bisa terjadi sampai sesaat sebelum kita masuk bilik suara. Politik uang bisa menjerumuskan perempuan dalam kesengsaraan jangka panjang," tegasnya.

Praktik politik uang ujar Ema, menjadikan politik berbiaya tinggi menghasilkan pemimpin daerah yang selalu berpikir untuk mengembalikan modalnya. "Mereka tidak akan memikirkan kepentingan rakyat," ungkapnya.

Ema menambahkan, mereka yang terpilih karena politik uang , biasanya orang yang tidak memiliki kompetensi, kepemimpinan, pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

"Uang negara kelak dikelolanya, berpotensi dikorupsi/digunakan untuk kepentingan pemodal atau kepentingan pribadi/keluarga untuk mengganti uang yang telah digunakan membiayai pemenangannya," ujarnya.

Baca juga: Selebaran Kampanye Hitam Serang Appi-Rahman Jelang Pencoblosan

"Perilaku masa lalu biasanya akan berulang di masa depan. Oleh karenanya pelajari dengan teliti calon pimpinan daerahmu," tegas Ema.

Dia berharap pemilih tentukan pilihan pada mereka yang jelas rekam jejaknya, jelas visi, misi dan program kerjanya serta terus membuka peluang perempuan untuk terlibat mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Ratusan Buket Bunga...
Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur Jadi Simbol Duka Kolektif
50 Perempuan Tegal Dapat...
50 Perempuan Tegal Dapat Bantuan Modal Usaha dari Sandiaga Uno
Basarnas Pastikan Semua...
Basarnas Pastikan Semua Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan
Komisioner KPI Tegaskan...
Komisioner KPI Tegaskan Media Penyiaran Wujudkan Keadilan Bagi Perempuan
Membangun Ekosistem...
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved