Dugaan Money Politics di Pilgub Kepri, Tim Ansar-Nyanyang Lapor Bawaslu

Jum'at, 15 November 2024 - 17:19 WIB
loading...
Dugaan Money Politics...
Ketua tim pemenangan Ansar-Nyanyang Tanjungpinang, Untung Budiawan melaporkan dugaan adanya politik uang di Pilgub Kepri 2024 ke Bawaslu Kepri. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
TANJUNGPINANG - Ketua tim pemenangan cagub-wagub nomor urut 1 Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura wilayah Tanjungpinang, Untung Budiawan melaporkan dugaan adanya politik uang ( money politics ) di Pilgub Kepri 2024 .

Untung melanjutkan, pihaknya mendapatkan informasi maupun bukti terkait dengan dugaan politik uang tersebut. "Ya arahnya ke sana (money politics) untuk memenangkan pasangan sebelah," kata Untung, Jum’at (15/11/2024).

Adapun bukti tersebut yakni berupa pendataan warga secara terstruktur, sistematis dan masif meliputi data diri, nomor rekening yang terjadi di wilayah Tanjungpinang. "Warga didata nama, alamat, nomor rekening, dan segala macam,” ungkapnya. Baca juga:
Dukungan Prabowo Kuatkan Pemerintahan Ansar-Nyanyang Majukan Kepri

Terkait hal tersebut, pihaknya telah melaporkan ke Bawaslu Kepri. Ia juga masih menunggu keputusan Bawaslu Kepri terkait hal tersebut. "Dugaan ini sudah kami sampaikan secara resmi ke Bawaslu . Jadi setiap warga itu ada data nama, alamat, NIK, dan diarahkan ke sana," lanjutnya.

Untung berharap Bawaslu bisa segera mengambil tindakan pencegahan. Ia khawatir praktik ini akan terus berlanjut sampai hari pencoblosan tiba. "Sudah masif dan terstruktur kayaknya seperti itu. Kita yakin sudah terjadi money politics. Bahwa ada orang tertentu untuk memenangkan pasangan sebelah," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Massa Kembali Geruduk...
Massa Kembali Geruduk Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan
KPU dan Bawaslu Kembalikan...
KPU dan Bawaslu Kembalikan Sisa Anggaran Pilgub Jatim 2024 Sebesar Rp162,902 Miliar
Terjerat Kasus Narkoba,...
Terjerat Kasus Narkoba, Ketua Bawaslu Bandung Barat Dinonaktifkan
Beri Dukungan Penuh,...
Beri Dukungan Penuh, Partai Perindo Optimistis Paslon Roni Omba-Marlinus Menang PSU Boven Digoel
PSU Pilkada Bengkulu...
PSU Pilkada Bengkulu Selatan, Massa Pendukung 02 Geruduk Bawaslu
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Rekomendasi
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Sepak Bola dan Organisme...
Sepak Bola dan Organisme Kepercayaan
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved