Pemkab Pangkep Diminta Setop Bagi Insentif RT/RW Jelang Pencoblosan

Minggu, 06 Desember 2020 - 13:19 WIB
loading...
Pemkab Pangkep Diminta...
Pengamat Politik Kabupaten Pangkep Ibnu Hadjar Yusuf. Foto: Istimewa
A A A
PANGKEP - Bagi-bagi insentif Ketua RT/RW oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep di Rujab Bupati menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, hal itu dilakukan menjelang pencoblosan Pilkada Pangkep .

"Kecurigaan warga besar menjelang hari H pencoblosan. Sisa hari tenang ini jadikan betul hari tenang, jangan ada gerakan aneh-aneh," kata Pengamat Politik, Ibnu Hadjar Yusuf.

Menurut dia, pembagian insentif RT/RW tersebut sebaiknya disetop dulu sebelum hari pencoblosan. Sebab, hal itu bisa ditanggapi sebagian kalangan sebagai bentuk politik uang mengingat ada keluarga dekat Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid yang kini bertarung.

Pasangan Andi Ilham Zainuddin-Rismayani (AIZ-Risma) adalah ipar Syamsuddin, sedangkan Risma merupakan istri dari Syamsuddin.

"Saya rasa ini dihentikan saja, karena menjelang hari pencoblosan sangat rawan. Dan bisa mengganggu jalannya proses demokrasi di Pangkep. Apalagi soal pembagian tersebut, bisa-bisa ada indikasi money politik transaksional yang harus dihindari," tegas mantan aktivis HMI cabang Makassar ini.

Baca Juga: Honor Satlinmas yang Bertugas di Pilkada Pangkep Dinaikkan 2 Kali Lipat

Bagi-bagi insentif ini terungkap setelah beredar undangan berlogo Pemkab Pangkep yang ditujukan kepada seluruh camat. Undangan yang diteken Pjs Sekda Pangkep itu meminta para camat untuk memerintahkan lurah mendampingi dan menghadirkan satu orang Ketua RT dan dua orang Ketua RW setiap kelurahan pada kegiatan penyerahan insentif Ketua RT dan RW di Rujab Bupati, Sabtu (5/12/2020) siang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana Operasional RT/RW...
Dana Operasional RT/RW Naik 25%, Rano Karno: Disalurkan Oktober
264 Petugas Pemilu 2024...
264 Petugas Pemilu 2024 di Pangkep Sulsel Tumbang, Ini Penyebabnya
Senyum Semringah 1.085...
Senyum Semringah 1.085 RT di Karimun, Terima Insentif Jelang Lebaran
Gubernur Kepri Beri...
Gubernur Kepri Beri Insentif 418 RT dan 178 RW di Kepulauan Anambas
Hore...! Biaya Operasional...
Hore...! Biaya Operasional RT dan RW di Surabaya Naik 100 Persen
Pemkab Bogor Naikkan...
Pemkab Bogor Naikkan Insentif RT/RW Jadi Rp7,2 Juta per Tahun
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, Jambore Geopark Digelar di Maros-Pangkep
Lurah di Kabupaten Pangkep...
Lurah di Kabupaten Pangkep Diberi Penguatan Kapasitas
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved