Positif COVID-19 Terus Bertambah, Sleman Kekuarangan Ruang ICU

loading...
Positif COVID-19 Terus Bertambah, Sleman Kekuarangan Ruang ICU
Positif COVID-19 di Sleman, terus bertambah. Foto/Ilustrasi
SLEMAN - Positif COVID-19 di Kabupaten Sleman, Rabu (2/12/2020) bertambah 41 kasus baru, empat pasien sembuh dan satu pasien meninggal dunia. Total kasus positif COVID-19 di Sleman ada 2.867 kasus

(Baca juga: Solo Gempar, Mobil Mewah Milik Bos Perusahaan Tekstil Ditembaki Secara Brutal )

Dari jumlah itu, 648 kasus aktif dan yang dirawat 263 orang (di rumah sakit 175 orang, di Faskes Darurat Asrama Haji DIY 65 orang, dan Faskes Rusun Gemawang 23 orang). Sisanya isolasi mandiri. Sedangkan pasien sembuh 2.062 orang, dan yang meninggal dunia 45 orang.

Kepala Dinas Keseshatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, dari 648 pasien, yang masuk kategori berat dan membutuhkan fasiitas ICU khusus COVID-19 sebanyak 1,3%.





Namun yang menjadi permasalahan, menurutnya, untuk ruang ICU khusus ini jumlahnya terbatas. Di Sleman hanya ada 11 ICU khusus COVID-19 . Kalau dengan RSUP Sardjito jumlahnya ada 24 ICU khusus COVID-19 .

"Dengan kondisi ini kapasitas ICU di Sleman atau DIY pada umumya terbatas, sehingga membutuhkan fasilitas ICU COVID-19 . Tetapi Pemkab Sleman tidak mungkin membangun fasilitas tersebut dalam waktu dekat. Kalaupun ada, pasti kekurangan tenaga (dokter maupun perawatnya)," kata Joko, Rabu (2/12/2020).



(Baca juga: Air Sungai Bah Bolon Meluap, Jalur Pematangsiantar-Medan Lumpuh )

Sedangkan pasien COVID-19 tanpa gejala di Sleman sebanyak 74% atau sekitar 400 kasus. Jika ditambah asimptomatik dengan pasien gejala ringan totalnya sebanyak 93%. Paling banyak kasus penularan akibat perjalanan dari luar daerah.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top