Polda Papua Ungkap Kronologis Pesawat MAF Jatuh ke Danau Sentani
Selasa, 12 Mei 2020 - 10:21 WIB
loading...
Polda Papua menjelaskan kronologi jatuhnya pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) yang jatuh di Danau Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (12/5/2020). Foto/Humas Polda Papua
A
A
A
JAYAPURA - Polda Papua menjelaskan kronologi jatuhnya pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jenis Kodiak, type Cessna K100 PK-MEC yang jatuh di Danau Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (12/5/2020).
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan, pesawat naas yang dipiloti Joyce Chaisin Lin (40) berkebangsan Amerika itu jatuh sesaat usai lepas landas di Bandara Sentani kabupaten Jayapura, menuju Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua. (Baca juga: Pesawat MAF Jatuh di Danau Sentani Papua, Pilot Warga Amerika Tewas)
![Polda Papua Ungkap Kronologis Pesawat MAF Jatuh ke Danau Sentani]()
Kronologis kejadiannya, pukul 06.27 WIT pesawat jenis kodiak K-100 PK - MEC milik MAF take off dari Bandara Sentani tujuan Distrik Mamid Kabupaten Tolikara, Papua. (Baca juga: Jadi Gelandangan di Denpasar, Bule Belarusia Diamankan)
Pukul 06.29 WIT Pilot memanggil tower dengan kode ''Mayday" dan meminta returnt to base (RBT) untuk mendarat darurat. Selanjutnya petugas tower memanggil namun tidak ada jawaban dari pilot. Namun pesawat sudah hilang kontak.
![Polda Papua Ungkap Kronologis Pesawat MAF Jatuh ke Danau Sentani]()
Pesawat dengan register PK-MEC direncanakan terbang dari bandara udara sentani kabupaten Jayapura menuju Distrik Mamit Kabupaten Tolikara dengan membawa bahan sembako dan tidak berpenumpang.
"Diketahui bahwa saat setelah melakukan take-off landasan pacu Bandara Sentani, dan saat pesawat berada di atas Danau Sentani pesawat secara tiba-tiba langsung jatuh. Sementara untuk penyebab jatuhnya pesawat masih dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan," kata Kamal dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).
![Polda Papua Ungkap Kronologis Pesawat MAF Jatuh ke Danau Sentani]()
Setelah dilakukan pencarian terhadap pilot, tim gabungan berhasil menemukan pilot Joyce Chaisin Lin (40) di sekitar lokasi jatuhnya pesawat, selanjutnya pilot dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.
Menurut Kamal tim SAR gabungan dan puluhan warga yang tinggal di sekitar Danau Sentani dengan menggunakan speed boat dan perahu nelayan melakukan upaya pencarian sesaat setelah pesawat jatuh ke danau. Sejumlah benda yang diduga kuat merupakan bagian body pesawat ditemukan oleh warga di atas perairan danau Sentani.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan, pesawat naas yang dipiloti Joyce Chaisin Lin (40) berkebangsan Amerika itu jatuh sesaat usai lepas landas di Bandara Sentani kabupaten Jayapura, menuju Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua. (Baca juga: Pesawat MAF Jatuh di Danau Sentani Papua, Pilot Warga Amerika Tewas)

Kronologis kejadiannya, pukul 06.27 WIT pesawat jenis kodiak K-100 PK - MEC milik MAF take off dari Bandara Sentani tujuan Distrik Mamid Kabupaten Tolikara, Papua. (Baca juga: Jadi Gelandangan di Denpasar, Bule Belarusia Diamankan)
Pukul 06.29 WIT Pilot memanggil tower dengan kode ''Mayday" dan meminta returnt to base (RBT) untuk mendarat darurat. Selanjutnya petugas tower memanggil namun tidak ada jawaban dari pilot. Namun pesawat sudah hilang kontak.

Pesawat dengan register PK-MEC direncanakan terbang dari bandara udara sentani kabupaten Jayapura menuju Distrik Mamit Kabupaten Tolikara dengan membawa bahan sembako dan tidak berpenumpang.
"Diketahui bahwa saat setelah melakukan take-off landasan pacu Bandara Sentani, dan saat pesawat berada di atas Danau Sentani pesawat secara tiba-tiba langsung jatuh. Sementara untuk penyebab jatuhnya pesawat masih dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan," kata Kamal dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).

Setelah dilakukan pencarian terhadap pilot, tim gabungan berhasil menemukan pilot Joyce Chaisin Lin (40) di sekitar lokasi jatuhnya pesawat, selanjutnya pilot dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.
Menurut Kamal tim SAR gabungan dan puluhan warga yang tinggal di sekitar Danau Sentani dengan menggunakan speed boat dan perahu nelayan melakukan upaya pencarian sesaat setelah pesawat jatuh ke danau. Sejumlah benda yang diduga kuat merupakan bagian body pesawat ditemukan oleh warga di atas perairan danau Sentani.
Lihat Juga :