Keluarga Korban Histeris, Tuntut Pembunuh Janda Kembang Dihukum Mati

Senin, 23 November 2020 - 15:36 WIB
loading...
Keluarga Korban Histeris,...
Abdullah Yahya, dibekuk polisi usai membunuh Ayu Clara (29). Foto/iNews/Haryanto
A A A
PANGKALPINANG - Abdullah Yahya, pelaku pembunuhan sadis terhadap Ayu Clara (29), yang mayatnya di masukan ke dalam karung, di Pangkalpinang , Bangka Belitung (Babel), terancam hukuman 15 tahun penjara. (Baca juga: Ini Pengakuan Pembunuh Janda yang Mayatnya Dimasukan Dalam Karung )

Ancaman hukuman yang dinilai tak sebanding dengan perilaku sadis pelaku pembunuhan tersebut, membuat pihak keluarga tak puas dan meminta pelaku di hukum minimal seumur hidup atau hukuman mati.

"Pelaku pembunuhan kami persangkakan dengan pasal 338 KHUP subsider pasal 365 ayat 3 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dengan pidana maksimal 15 tahun penjara," kata Kapolres Pangkalpinang , AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, Sabtu (14/11/2020).

Pihak keluarga yang mendengar langsung ancaman tersebut, mengaku tak puas dan berharap hukuman lebih berat dari ancamannya. "Saat kami mendengar ancaman 15 tahun, terus terang kami belum puas. Minimal dia (pelaku,-red) dihukum seumur hidup. Kalau bisa dihukum mati," kata Kakak korban, Ita. Senin (23/11/2020). (Baca juga: Tangis Ibunda Yuda dan Reza Pecah, 2 Putra Tercintanya Tertimbun Tambang Emas )

Ita yang datang ke Mapolres Pangkalpinang, bersama adik dan kedua orang tuanya, tak kuasa menahan tangis. Ia pun berharap bisa bertemu langsung dengan pelaku pembunuhan dan mendengarkan langsung motif diri tersangka tega membunuh adiknya.



"Sudah dari kemarin ingin bertemu tersangka, tapi kata polisi nanti dulu. Kami sangat menghormati polisi dan terima kasih telah menangkap pelaku. Kalau diberi kesempatan bertemu pelaku saya ingin bilang dia bukan malaikat pencabut nyawa adikku, kok tega melakukan itu," ucap Ita, berurai air mata. (Baca juga: Tinjau UMKM Binaan Perindo Sumut, Bobby-Aulia Gagas Program Wirausaha per-Kelurahan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Berita Terkini
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved