Tanggalkan Atribut Kampanye, Paslon Nurani Tanggap Musibah dan Bencana

loading...
Tanggalkan Atribut Kampanye, Paslon Nurani Tanggap Musibah dan Bencana
Di tengah jadwal kampanye yang semakin padat, paslon Ali Nurudin dan Yekti Handayani beserta relawan pendukung melakukan kegiatan tanggap bencana. FOTO : Istimewa
KENDAL - Di tengah jadwal kampanye yang semakin padat, pasangan calon bupati dan wakil bupati Ali Nurudin dan Yekti Handayani beserta relawan pendukung tetap melakukan kegiatan tanggap bencana.

Sebagaimana diketahui, musibah terjadi secara beruntun di Kabupaten Kendal dalam sepekan terakhir. Setelah kebakaran di pasar Weleri, seminggu berikutnya banjir bandang terjadi di Boja dan longsor di Plantungan.

Ketua pemenangan paslon nomor urut 2 Ali Nurudin dan Yekti Handayani, Muhammad Makmun, mengatakan kegiatan bakti sosial yang dilakukan paslon beserta relawan sebagai bentuk kepedulian sosial. Dikatakannya, politik yang baik harus bisa diarahkan untuk kemaslahatan bagi masyarakat dan lingkungan.

"Pilkada jangan menghalangi kita untuk peduli terhadap sesama. Sepekan ini masyarakat kita dirundung musibah. Dari kebakaran pasar, banjir dan longsor. Kalau perlu tanggalkan atribut, kita terjun bantu para warga yang menjadi korban," kata Makmun.



Atas semangat itulah, lanjut ketua DPC PKB yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Kendal, paslon Nurani bersama relawannya hadir di tengah-tengah warga yang sedang kesusahan.

Terpisah, calon bupati Ali Nurudin, mengatakan sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan pihaknya tidak semata-mata untuk mencari simpati dari masyarakat. Baginya, kemanusiaan dalam situasi bencana, harus didahulukan ketimbang hal lainnya.

"Gus Dur pernah mengatakan, yang lebih penting daripada politik adalah kemanusiaan. Pilkada jangan sampai membuat kita terpecah belah. Dalam kepentingan kemanusiaan, semua perbedaan bisa dipertemukan," terang Ustad Ali yang juga pengasuh pesantren Jabal Nur.



Diberitakan, puluhan relawan paslon Nurani membagikan bantuan sembako kepada para korban banjir bandang di kecamatan Boja. Setelah banjir menggenangi sejumlah desa sejak Kamis (19/11/2029), malamnya relawan dari ormas dan LSM bergerak terjun ke lokasi banjir.

Keesokan harinya, Jumat (20/11/2020), giliran Cawabup Yekti Handayani mengunjungi pedagang korban kebakaran pasar Weleri. Ani, panggilan akrabnya, datang tanpa atribut paslon. Dia datang bersama ratusan kader Pemuda Pancasila.

Dari pasar Weleri, siangnya komisaris PT Selomukti bergerak mengunjungi korban longsor di Dusun Kaliyoso, Desa Mojoagung, Plantungan. "Semoga para korban bisa lekas pulih kembali. Pedagang di pasar Weleri bisa berjualan kembali," kata Ani.
(alf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top