KH Athian Ali: Pemerintah Tak Bijak, Habib Rizieq Bukan Musuh Negara

Sabtu, 21 November 2020 - 12:37 WIB
loading...
KH Athian Ali: Pemerintah...
Ketua Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) KH Athian Ali. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI), KH Athian Ali menanggapi kegaduhan pascakehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Tanah Air.

Diketahui, setibanya di Tanah Air, Selasa (10/11/2020) lalu, Habib Rizieq disambut antusias ribuan pendukungnya. Fanatisme berlebih para pendukung Habib Rizieq tersebut belakangan dipersoalkan karena dinilai berseberangan dengan upaya pemerintah menekan dampak pandemi Covid-19 hingga menimbulkan kegaduhan. ( Penyambutan Habib Rizieq Usai, Viral Ucapan Terima Kasih Penurunan Spanduk dan Baliho )

Athian menuturkan, kegaduhan yang terjadi di Tanah Air menyusul kehadiran Habib Rizieq sebenarnya tak perlu terjadi jika pemerintah mau bersikap bijak. Sebagai penguasa, pemerintah harus mampu merangkul, mengayomi, dan mengarahkan rakyatnya.

"Sekecil apapun kelompok masyarakat, termasuk FPI, seharusnya dirangkul, diayomi, dan diarahkan oleh pemerintah. Kegaduhan ini sebenarnya tak perlu terjadi jika pemerintah bersikap bijak," ujar Athian melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (21/10/2020).

Athian pun mengaku heran dengan kegaduhan yang terjadi saat ini. Dia menegaskan, Habib Rizieq dan FPI-nya bukanlah musuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Justru, kata Athian, mereka bagian dari NKRI yang harus diperlakukan adil layaknya rakyat Indonesia lainnya.

"Jujur saja saya heran, mengapa bisa gaduh seperti ini, mereka itu bagian dari kita," imbuhnya.

Disinggung soal sikap Habib Rizieq serta pendukungnya yang belakangan disorot publik menyusul kritikan keras yang kerap dilontarkan Habib Rizieq kepada pemerintah, termasuk kerumunan massa pendukungnya, Athian menduga, hal itu hanyalah luapan emosi dan bentuk kekesalan kepada pemerintah semata.( Tangani Habib Rizieq dan FPI Gunakan TNI, Andi Arief: Negara Kalah )

"Dugaan saya, itu hanyalah luapan hati dan bentuk kekesalan. Kita tahu, Habib Rizieq bertahun-tahun terpaksa tinggal di luar negeri, diasingkan, jadi seperti itu. Mungkin ya, itu dugaan saya, wallahu a'lam bishsowab," imbuhnya.

Di lain sisi, kata Athian, pemerintah pun dinilainya terlalu berlebihan dalam menyikapi kehadiran Habib Rizieq di Tanah Air, termasuk fanatisme para pendukungnya. Bahkan, Athian mempertanyakan sikap TNI yang kini malah terjun langsung mengatasi persoalan Habib Rizieq. Padahal, menurutnya, persoalan Habib Rizieq bukanlah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI.

"Selama ini, saya menganggap agung TNI. Bukan maksud mau merendahkan, tapi melihat TNI turun langsung mencopoti baligo Habib Rizieq, bagaimana ya, duh rasanya sudah tidak agung lagi karena itu bukan tupoksinya. Itu tugas Satpol PP dan aparat kewilayahan," tuturnya.

Athian berharap, kegaduhan yang terjadi saat ini dapat segera berakhir dengan damai. Menurutnya, pemerintah bersama seluruh elemen bangsa harus mau bersatu padu. Terlebih, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah banyak menyengsarakan rakyat.

"Dalam persoalan Habib Rizieq ini, kedua pihak harus mau menurunkan egonya masing-masing. Saya kira, di balik semua ini, Habib Rizieq bersama FPI dan pemerintah bisa jadi sebenarnya memiliki tujuan yang sama," katanya.

"Sekali lagi, sekecil apapun kelompok masyarakat, termasuk FPI, pemerintah harus mampu merangkul, mengayomi, serta mengarahkan. Dan sebagai manusia, saya kira, watak keras Habib Rizieq pun tidak akan selamanya seperti itu," tandasnya.
(end)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Gelontorkan...
Pemerintah Gelontorkan Rp369,5 M Dana Perbaikan Rumah untuk Penyintas Bencana Sumatera
DPR: Langkah Pemerintah...
DPR: Langkah Pemerintah Tertibkan Kawasan Hutan Kunci Cegah Terulangnya Bencana Ekologis
Masyarakat Purbalingga...
Masyarakat Purbalingga Minta Pemerintah Peduli Warisan Jenderal Soedirman
Mendagri Dorong Pertumbuhan...
Mendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah lewat Pemda dan Swasta
MTI Jakarta: Intervensi...
MTI Jakarta: Intervensi Pemerintah Mestinya Bukan Pangkas Margin Aplikator Ojol
Banjir Rob di Sayung,...
Banjir Rob di Sayung, Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Desak Perhatian Pemerintah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved