Guru dan Teman Sekolah Tegaskan Gamma Paskibra yang Tewas Ditembak Polisi Anak Baik
Kamis, 28 November 2024 - 12:13 WIB
loading...
Zaenal Petir, perwakilan LBH Pengemban Titipan Rakyat Bersama guru dan siswa SMK 4 Semarang memberikan keterangan mengenai Gamma Rizkinata Oktafani, Paskibra yang tewas ditembak oknum polisi, Kamis (28/11/2024). FOTO/WISNU WARDHANA
A
A
A
JAKARTA - Suasana duka masih menyelimuti SMK 4 Semarang, sekolah Gamma Rizkinata Oktafani , siswa yang tewas ditembak oleh Anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang Aipda RZ (38). Pihak sekolah dan teman-teman menyatakan bahwa Gamma adalah sosok yang baik, bukan anggota gangster seperti dituduhkan.
Tak hanya Gamma, penembakan tak bertanggung jawab juga menyasar dua rekannya, yakni Satria dan Adam. Satria mengalami luka tembak di bagian tangan, sedangkan Adam terserempet peluru.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyebut bahwa siswa SMK 4 Semarang tersebut diduga terlibat dalam aktivitas tawuran sebagai bagian dari kelompok gangster. Polisi yang mencoba membubarkan aksi tersebut mengklaim mendapat perlawanan, sehingga mengambil tindakan dengan menembakkan peluru.
Baca juga: Gamma, Paskibra Berprestasi yang Tewas Ditembak Polisi Adalah Anak Yatim
Namun, penjelasan tersebut diragukan oleh pihak sekolah dan teman-teman korban. "Gamma itu orangnya baik, ramah, dan tidak pernah terlibat masalah. Kami sangat kehilangan," kata Rasya, salah satu teman Gamma, kepada wartawan, Kamis (28/11/2024). Pernyataan serupa disampaikan oleh Andini, teman korban lainnya, yang merasa tuduhan polisi tidak masuk akal.
Koordinator BK SMK 4 Semarang, Agung mengatakan, keseharian ketiga siswa baik selama di sekolah. Di luar sekolah pun, tidak ada catatan sama sekali.
"Sampai saat ini belum ada catatan sama sekali di BK," katanya.
Tak hanya Gamma, penembakan tak bertanggung jawab juga menyasar dua rekannya, yakni Satria dan Adam. Satria mengalami luka tembak di bagian tangan, sedangkan Adam terserempet peluru.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyebut bahwa siswa SMK 4 Semarang tersebut diduga terlibat dalam aktivitas tawuran sebagai bagian dari kelompok gangster. Polisi yang mencoba membubarkan aksi tersebut mengklaim mendapat perlawanan, sehingga mengambil tindakan dengan menembakkan peluru.
Baca juga: Gamma, Paskibra Berprestasi yang Tewas Ditembak Polisi Adalah Anak Yatim
Namun, penjelasan tersebut diragukan oleh pihak sekolah dan teman-teman korban. "Gamma itu orangnya baik, ramah, dan tidak pernah terlibat masalah. Kami sangat kehilangan," kata Rasya, salah satu teman Gamma, kepada wartawan, Kamis (28/11/2024). Pernyataan serupa disampaikan oleh Andini, teman korban lainnya, yang merasa tuduhan polisi tidak masuk akal.
Koordinator BK SMK 4 Semarang, Agung mengatakan, keseharian ketiga siswa baik selama di sekolah. Di luar sekolah pun, tidak ada catatan sama sekali.
"Sampai saat ini belum ada catatan sama sekali di BK," katanya.
Lihat Juga :