Wujudkan Mimpi Teguh Tercapai, Dandim 1412/Kolaka Turun Tangan Membantu
Jum'at, 20 November 2020 - 22:45 WIB
loading...
Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan menyerahkan bantuan kursi roda untuk Teguh (26) yang mengalami kelumpuhan sejak usia 3 tahun. Foto/Ist
A
A
A
KOLAKA - Mimpi Teguh (26) wargaKelurahan Lamokato, Kolaka , Sulawesi Tenggara yang hidup dalam kondisi kurang mampu dan lumpuh untuk jalan-jalan melihat keindahan Pantai Cocoa City Kolaka akhirnya terwujud. Dia mendapat bantuan kursi roda dari Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan.
"Keinginan saya membantu ini tulus muncul dari hati karena laporan dari Serda Supriadi tentang kondisi Teguh (26) yang hidup dalam kondisi kurang mampu dan memiliki kebutuhan khusus, mengalami kelumpuhan," terang Dandim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/11/2020). (Baca juga: Kasad Andika Beri Penghargaan kepada Prajurit Pindah Tugas di Kampung Halaman)
Dia menegaskan, tanpa harap balas jasa dan tanpa memandang siapa, mewujudkan impian orang yang membutuhkan dengan memberikan tali asih merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. (Baca juga: 2 Penambang Emas Ditemukan Tewas, Dievakuasi dari Kedalaman 65 Meter)
“Saya hanya ingin mewujudkan mimpi Teguh yang ingin melihat keindahan Pantai Cocoa City Kolaka, seperti laporan yang saya terima,” imbuh Letkol Risa Wahyu.
Lebih lanjut dikatakan Dandim bahwa menurut Supriadi, Teguh mengalami musibah itu sejak umur 3 tahun saat dia mengalami kecelakaan. Sehingga sampai saat ini dia tidak bisa berjalan biasa seperti yang lainnya.
"Keinginan saya membantu ini tulus muncul dari hati karena laporan dari Serda Supriadi tentang kondisi Teguh (26) yang hidup dalam kondisi kurang mampu dan memiliki kebutuhan khusus, mengalami kelumpuhan," terang Dandim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/11/2020). (Baca juga: Kasad Andika Beri Penghargaan kepada Prajurit Pindah Tugas di Kampung Halaman)
Dia menegaskan, tanpa harap balas jasa dan tanpa memandang siapa, mewujudkan impian orang yang membutuhkan dengan memberikan tali asih merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. (Baca juga: 2 Penambang Emas Ditemukan Tewas, Dievakuasi dari Kedalaman 65 Meter)
“Saya hanya ingin mewujudkan mimpi Teguh yang ingin melihat keindahan Pantai Cocoa City Kolaka, seperti laporan yang saya terima,” imbuh Letkol Risa Wahyu.
Lebih lanjut dikatakan Dandim bahwa menurut Supriadi, Teguh mengalami musibah itu sejak umur 3 tahun saat dia mengalami kecelakaan. Sehingga sampai saat ini dia tidak bisa berjalan biasa seperti yang lainnya.
Lihat Juga :