2 Penambang Emas Ditemukan Tewas, Dievakuasi dari Kedalaman 65 Meter

loading...
2 Penambang Emas Ditemukan Tewas, Dievakuasi dari Kedalaman 65 Meter
Mobil ambulans membawa jasad 2 penambang emas yang dievakuasi dari lubang tambang sedalam 65 meter di Sungai Seribu, Arut Utara, Kotawaringin Barat, Kalteng. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
KOTAWARINGIN BARAT - Dua penambang emas yang terkubur longsor di Sungai Seribu, RT 6, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng berhasil dievakuasi. Keduanya ditemukan dalam kondisi tewas.

Kedua korban berhasil dievakuasi di dalam lubang tambang oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI Polri dan rekan sesama penambang emas pada Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. (Baca juga: Tragis, 10 Penambang Emas Ilegal di Kotawaringin Barat Terkubur Longsor)

Anggota Pos SAR Pangkalan Bun, Indra Saputra mengatakan, dua korban penambang yang berhasil dievakuasi yakni Yuda (24) asal Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar dan Rana Solihat (20) asal Cikeusal, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar. "Saat ini kedua jenazah sudah dibawa menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menggunakan mobil ambulans," ujarnya. (Baca juga: Terkubur Longsor, 10 Pekerja Tambang Emas Berasal dari Jawa Barat)

Dia menjelaskan bahwa masih ada 1 penambang yang sudah terlihat di dalam lubang dan segera dilakukan evakuasi. "Masih proses evakuasi. Untuk sisanya, yaitu tujuh orang penambang masih belum ditemukan sama sekali," katanya. (Baca juga: 10 Penambang Emas Ilegal Terkubur Longsor di Kedalaman 60 Meter)



Data yang berhasil dihimpun MNC Media, peristiwa ini bukan longsor di dalam lubang tambang emas yahg sudah mencapai kedalaman sekitar 65 meter. Namun diduga kuat disebabkan lubang yang digali menembus ke lubang tambang lama yang banyak airnya.

Sehigga pada saat 10 penambang beraktivitas di dalam lubang yang baru digali, tiba-tiba lubang tambang yang lama jebol membawa air bah dan menghantam semua penambang.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top