Kesal Sering Dimarahi Bos, Pegawai Percetakan Ini Rudapaksa Anak Kandung Majikan
Jum'at, 06 November 2020 - 13:18 WIB
loading...
Mangkel sering dimarahi pemilik usaha tempatnya bekerja, pegawai percetakan di Malang melampiaskannya dengan mencabuli anak kandung sang majikan. (Foto/Ilustrasi)
A
A
A
MALANG - Mangkel sering dimarahi pemilik usaha tempatnya bekerja, pegawai percetakan di Malang melampiaskannya dengan mencabuli anak kandung sang majikan.
Aksi ini ini terbongkar setelah sang anak yang masih di bawah umur, berinisial N (14) mengadu ke ayahnya melalui telepon seluler. Pelaku yang berinisial SA (19) akhirnya berhasil diamankan di Terminal Bus Arjosari, saat akan kabur ke Jakarta menumpang bus.
"Kejadiannya Minggu 1 November 2020 pukul 14.00 WIB, saat itu pelaku langsung masuk ke kamar korban. Korban yang sedang tertidur kemudian terjadi perbuatan tidak senonoh dan asusila yang disertai ancaman," Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simamarta. (BACA JUGA: 2 Malam Disekap di Pondok Kebun Karet, Zarkasih Leluasa Rudapaksa Siswi SMP)
Setelah melakukan aksi bejatnya , SA melarikan diri menuju Terminal Bus Arjosari. Di saat bersamaan korban N akhirnya menghubungi ayahnya dan melaporkan tindakan yang telah diterimanya oleh SA.
"Dari sana ayahnya melaporkan ke kami dan segera kami lakukan pengejaran bersama ayah korban. Diketahui tersangka ini berada di Terminal Bus Arjosari hendak kabur ke Jakarta," ungkap Leo, panggilan akrabnya.
Aksi ini ini terbongkar setelah sang anak yang masih di bawah umur, berinisial N (14) mengadu ke ayahnya melalui telepon seluler. Pelaku yang berinisial SA (19) akhirnya berhasil diamankan di Terminal Bus Arjosari, saat akan kabur ke Jakarta menumpang bus.
"Kejadiannya Minggu 1 November 2020 pukul 14.00 WIB, saat itu pelaku langsung masuk ke kamar korban. Korban yang sedang tertidur kemudian terjadi perbuatan tidak senonoh dan asusila yang disertai ancaman," Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simamarta. (BACA JUGA: 2 Malam Disekap di Pondok Kebun Karet, Zarkasih Leluasa Rudapaksa Siswi SMP)
Setelah melakukan aksi bejatnya , SA melarikan diri menuju Terminal Bus Arjosari. Di saat bersamaan korban N akhirnya menghubungi ayahnya dan melaporkan tindakan yang telah diterimanya oleh SA.
"Dari sana ayahnya melaporkan ke kami dan segera kami lakukan pengejaran bersama ayah korban. Diketahui tersangka ini berada di Terminal Bus Arjosari hendak kabur ke Jakarta," ungkap Leo, panggilan akrabnya.
Lihat Juga :