Ada yang Janggal, Kasus Positif COVID-19 di Blitar Terus Bertambah
Selasa, 03 November 2020 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Kasus serupa dialami warga Sumberurip, Kecamatan Doko. Yang bersangkutan memiliki riwayat penderita hipertensi. Usai minum obat yang bersangkutan tiba tiba sebelah tangannya lemah untuk digerakkan. Kemudian juga sulit bicara. Saat berobat sekaligus menjalani swab test, yang bersangkutan yang hari harinya berada di rumah itu dinyatakan positif COVID-19 .
Begitu juga yang menimpa warga Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi. Yang bersangkutan penderita diabetes miletus. Namun saat berobat dan menjalani swab test hasilnya ternyata positif COVID-19 . "Semuanya dimasukkan ke dalam klaster tidak diketahui," terang Krisna Yekti. (Baca juga: Tewas di Dago, Pemuda Ini Diduga Korban Kebrutalan Geng Motor )
Tiga orang lain yang tiba tiba dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa riwayat berkontak erat adalah warga Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, warga Desa Tangkil, Kecamatan Wlingi, dan warga Desa Resapombo, Kecamatan Doko. Dua di antaranya menjalani isolasi di gedung LEC Garum. "Juga masuk klaster tidak diketahui," pungkas Krisna Yekti.
Sementara itu, tercatat hingga 1 November 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar. mencapai 811 kasus. Perinciannya, 697 orang sembuh, 58 orang meninggal dunia, 30 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi. Sampai hari ini Kabupaten Blitar, masih berstatus zona oranye.
Begitu juga yang menimpa warga Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi. Yang bersangkutan penderita diabetes miletus. Namun saat berobat dan menjalani swab test hasilnya ternyata positif COVID-19 . "Semuanya dimasukkan ke dalam klaster tidak diketahui," terang Krisna Yekti. (Baca juga: Tewas di Dago, Pemuda Ini Diduga Korban Kebrutalan Geng Motor )
Tiga orang lain yang tiba tiba dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa riwayat berkontak erat adalah warga Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, warga Desa Tangkil, Kecamatan Wlingi, dan warga Desa Resapombo, Kecamatan Doko. Dua di antaranya menjalani isolasi di gedung LEC Garum. "Juga masuk klaster tidak diketahui," pungkas Krisna Yekti.
Sementara itu, tercatat hingga 1 November 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar. mencapai 811 kasus. Perinciannya, 697 orang sembuh, 58 orang meninggal dunia, 30 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi. Sampai hari ini Kabupaten Blitar, masih berstatus zona oranye.
(eyt)
Lihat Juga :