Efek Mabuk Miras Cap Tikus, Pria Paruh Bayah Tewas Setelah Jatuh ke Got
Selasa, 27 Oktober 2020 - 11:21 WIB
loading...
Jasad Rismi Luas (54) saat dievakuasi warga Lindongan 1 Kampung Basauh, Tabukan Selatan, Sangihe. (Foto/Ist)
A
A
A
SANGIHE - Sesosok mayat pria di Lindongan 1 Kampung Basauh, Tabukan Selatan, Sangihe teridentifikasi bernama Rismi Luas (54), warga kampung setempat ditemukan warga.
Kapolsek Tabukan Selatan Iptu Parlindungan Aritonang bersama personel yang menerima laporan warga lansung mendatangangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) penemuan mayat tersebut.
Dia menjelaskan dari sejumlah saksi menuturkan, awalnya korban minum miras (minuman keras) cap tikus bersama Steven Lombongtariang dan Apris Bawiling, sekitar pukul 11.00 WITA.
BACA JUGA: Biadab, Mabuk Miras 7 Pemuda Perkosa Gadis Belia di Jember
Sekitar satu jam kemudian, korban berjalan sempoyongan karena sudah mabuk, lalu berhenti dan duduk di depan rumah keluarga Pangandaheng-Takaliuang.
"Korban lalu terjatuh ke saluran air dan mengalami luka di dahi. Melihat hal ini, saksi Raples Pangandaheng bersama beberapa warga sekitar langsung mengangkat korban dan membawanya ke dego-dego (tempat duduk untuk bersantai terbuat dari bambu) yang berada di pinggir jalan," jelasnya, Selasa (27/10/2020).
Tak berselang lama, korban bangun dan kembali terjatuh hingga mulutnya terbentur meja. Setelah itu korban tertidur dengan posisi duduk bersandar.
BACA JUGA: Mabuk Miras, Pemotor di Purbalingga Hantam Pohon hingga Terkapar
Kapolsek Tabukan Selatan Iptu Parlindungan Aritonang bersama personel yang menerima laporan warga lansung mendatangangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) penemuan mayat tersebut.
Dia menjelaskan dari sejumlah saksi menuturkan, awalnya korban minum miras (minuman keras) cap tikus bersama Steven Lombongtariang dan Apris Bawiling, sekitar pukul 11.00 WITA.
BACA JUGA: Biadab, Mabuk Miras 7 Pemuda Perkosa Gadis Belia di Jember
Sekitar satu jam kemudian, korban berjalan sempoyongan karena sudah mabuk, lalu berhenti dan duduk di depan rumah keluarga Pangandaheng-Takaliuang.
"Korban lalu terjatuh ke saluran air dan mengalami luka di dahi. Melihat hal ini, saksi Raples Pangandaheng bersama beberapa warga sekitar langsung mengangkat korban dan membawanya ke dego-dego (tempat duduk untuk bersantai terbuat dari bambu) yang berada di pinggir jalan," jelasnya, Selasa (27/10/2020).
Tak berselang lama, korban bangun dan kembali terjatuh hingga mulutnya terbentur meja. Setelah itu korban tertidur dengan posisi duduk bersandar.
BACA JUGA: Mabuk Miras, Pemotor di Purbalingga Hantam Pohon hingga Terkapar
Lihat Juga :