Mabuk Miras, Pemotor di Purbalingga Hantam Pohon hingga Terkapar
Rabu, 21 Oktober 2020 - 01:17 WIB
loading...
Seorang pengendara sepeda motor di Purbalingga Jawa Tengah, mendadak kehilangan kendali hingga kendaraannya keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
PURBALINGGA - Seorang pengendara sepeda motor di Purbalingga Jawa Tengah, mendadak kehilangan kendali hingga kendaraannya keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan. Kuat dugaan pemotor dalam pengaruh minuman keras .
Peristiwa itu terjadi di Jalan Desa/Kecamatan Bojongsari, Kabupaten PurbaIingga, Selasa (20/10/2020) dini hari. Korban bernama Didit Setiawan (33) warga Desa Mangunegara, Kecamatan Mrebet Kabupaten PurbaIingga mengendarai sepeda motor bernopol R 5027 NV.
Sedangkan rekannya belum diketahui identitasnya karena tak sadarkan diri. Dari kedua korban, polisi mencium bau minuman keras menyengat.
"Penyebab kecelakaan diduga akibat pengendara dalam kondisi mabuk minuman keras sehingga tidak bisa mengemudikan kendaraan dengan baik. Akibatnya kendaraan keluar jalur hingga menabrak pohon," kata Kapolsek Bojongsari AKP Imam Hidayat.
Dia menjelaskan bahwa dugaan pengendara mabuk diketahui saat evakuasi korban. Saat dievakuasi dari mulut pengendara maupun pemboncengnya tercium bau alkohol. Hal itu juga diperkuat dari pemeriksaan awal petugas medis di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Desa/Kecamatan Bojongsari, Kabupaten PurbaIingga, Selasa (20/10/2020) dini hari. Korban bernama Didit Setiawan (33) warga Desa Mangunegara, Kecamatan Mrebet Kabupaten PurbaIingga mengendarai sepeda motor bernopol R 5027 NV.
Sedangkan rekannya belum diketahui identitasnya karena tak sadarkan diri. Dari kedua korban, polisi mencium bau minuman keras menyengat.
"Penyebab kecelakaan diduga akibat pengendara dalam kondisi mabuk minuman keras sehingga tidak bisa mengemudikan kendaraan dengan baik. Akibatnya kendaraan keluar jalur hingga menabrak pohon," kata Kapolsek Bojongsari AKP Imam Hidayat.
Dia menjelaskan bahwa dugaan pengendara mabuk diketahui saat evakuasi korban. Saat dievakuasi dari mulut pengendara maupun pemboncengnya tercium bau alkohol. Hal itu juga diperkuat dari pemeriksaan awal petugas medis di rumah sakit.
Lihat Juga :