Diduga Selewengkan Dana Otsus Papua Bidang Gereja, Ketua dan Bendahara GMAHK Didesak Segera Dicopot

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:15 WIB
loading...
Diduga Selewengkan Dana...
Tim 7 meminta GMAHK Uni Konferen Indonesia Kawasan Timur untuk mencopot Ketua GMAHK DM Papua Pendeta Willis Suebu dan bendahara Edwin Lasut. (Foto/INews TV/Edy Siswanto)
A A A
JAYAPURA - Diduga telah menyelewengkan dana otonomi khusus (otsus) Papua bidang keagamaan untuk Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh (GMAHK) Daerah Misi (DM) Papua, senilai Rp1 miliar, Tim 7 meminta GMAHK Uni Konferen Indonesia Kawasan Timur untuk mencopot Ketua GMAHK DM Papua Pendeta Willis Suebu dan bendahara Edwin Lasut.

Septinus Kmur, Ketua Tim 7 GMAHK DM Papua Di Abepura mengatakan, tudingan atas penyelewengan dana otsus lantaran dua bangunan yakni gedung Gereja GMAHK DM Papua dan Gedung Hop Chanel urung dibangun, sementara bangunan lama telah dirobohkan.

"Dana Otsus untuk gereja ini ada, hanya untuk Gereja Masehi Hari Ketujuh dana itu digunakan sepihak oleh pimpinan Gereja. Besarannya adalah Rp1, 415 miliar. Itu untuk dua gedung dengan masing-masing Rp400 juta dan Rp900 jutan," kata Septinus, Kamis (22/10/2020).
BACA JUGA: Sejumlah Tokoh Papua Ingin Otsus Papua Dilanjutkan

Atas dugaan bentuk pelanggaran dilakukan oleh pimpinan dan bendahara tersebut, maka pihaknya meminta keduanya yakni Pendeta Willis Suebu dan Edwin Lasut dicopot dari jabatan.

"Kami mau dana itu di audit. Ini adalah dana otsus tahun 2017 dan umat tidak tahu. Keduanya harus dicopot dari jabatannya kalau bisa secepatnya. Karena ini bentuk pelanggaran besar. Menyelewengkan dana untuk pembangunan fasilitas umat," ucapnya.

Sementara perwakilan perempuan, mama Seulce Paloh yang juga tergabung dalam tim 7 GMAHK DM Papua, menyoroti ketidaktaatan pimpinan gereja pada aturan yang berlaku. Selain kasus dugaan penyelewengan dana otsus keagamaan untuk GMAHK senilai Rp1 miliar lebih tersebut, pimpinan malah melaporkan persoalan internal umat ke Polda Papua.
BACA JUGA: John Wempi Wetipo: Dana Otsus Papua Dievaluasi Biar Nggak Bocor

"Jadi sesuai aturan persoalan internal diselesaikan secara internal, bukan dilaporkan ke polisi. Ini yang bersangkutan malah sebaliknya. Oleh karena itu, kami Tim 7 yang dibentuk untuk penyelamatan umat, meminta yang bersangkutan dicopot dari jabatannya. Dan Ini sudah diatur dalam aturan organisasi. Anda tidak lagi berhak menjadi pemimpin umat," tegasnya.

Menurutnya, seorang pemimpin harusnya bisa mengayomi umatnya. Persoalan bisa diselesaikan sendiri, tanpa membawa ke ranah hukum.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rekomendasi
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
36,6% Dana Proyek Strategis...
36,6% Dana Proyek Strategis Nasional Masuk Rekening ASN dan Politisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved