Satgas COVID-19 Sumut Diserang, Gubernur Serahkan ke Polisi
Kamis, 22 Oktober 2020 - 19:33 WIB
loading...
Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi meninjau lokasi penyerangan personel Satgas Penanganan COVID-19 Sumut di Komplek Brayan Trade Centre. Foto/SINDOnews/Sadam Husin
A
A
A
DELISERDANG - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sumatera Utara (Sumut) diserang saat melakukan operasi yustisi protokol kesehatan COVID-19 di Komplek Brayan Trade Centre, Jalan Serbaguna Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (21/10/2020) malam.
(Baca juga: Curi Minyak Telon di 11 Minimarket, Warga Sidoarjo Dibekuk Polisi )
Sebelumnya lokasi tersebut sudah ditutup pada 9 Oktober 2020 oleh Satgas Penanganan COVID-19 Sumut, lantaran melanggar protokol kesehatan COVID-19 . Bahkan masih terpasang spanduk tanda penutupan oleh Satgas di lokasi tersebut.
Namun saat tim melakukan pengecekan, ternyata tempat tersebut masih buka dan tidak melaksanakan protokol kesehatan. Satgas COVID-19 yang melakukan operasi pada Rabu (21/10/2020) diserang oleh ratusan orang.
Penyerangan tersebut mengakibatkan tiga personel Satgas COVID-19 terluka akibat dipukul dan dilempar batu, serta lima mobil rombongan Satgas COVID-19 rusak. "Mobil yang dirusak sama mereka, terus ada Satpol PP yang kena batu kepalanya," ujar Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi, Kamis (22/10/2020), usai meninjau lokasi penyerangan personel Satgas Penanganan COVID-19 Sumut, di Komplek Brayan Trade Centre.
(Baca juga: Curi Minyak Telon di 11 Minimarket, Warga Sidoarjo Dibekuk Polisi )
Sebelumnya lokasi tersebut sudah ditutup pada 9 Oktober 2020 oleh Satgas Penanganan COVID-19 Sumut, lantaran melanggar protokol kesehatan COVID-19 . Bahkan masih terpasang spanduk tanda penutupan oleh Satgas di lokasi tersebut.
Namun saat tim melakukan pengecekan, ternyata tempat tersebut masih buka dan tidak melaksanakan protokol kesehatan. Satgas COVID-19 yang melakukan operasi pada Rabu (21/10/2020) diserang oleh ratusan orang.
Penyerangan tersebut mengakibatkan tiga personel Satgas COVID-19 terluka akibat dipukul dan dilempar batu, serta lima mobil rombongan Satgas COVID-19 rusak. "Mobil yang dirusak sama mereka, terus ada Satpol PP yang kena batu kepalanya," ujar Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi, Kamis (22/10/2020), usai meninjau lokasi penyerangan personel Satgas Penanganan COVID-19 Sumut, di Komplek Brayan Trade Centre.
Lihat Juga :