Nama dan Logo Dicomot Armuji, Bonek Hijrah Lapor Pihak Berwajib
Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:03 WIB
loading...
Sporter Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan sebutan Bonek. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Pasangan nomor 1 dalam Pilkada Surabaya 2020, Eri Cahyadi-Armuji, membuat Bonek Hijrah marah. Kelompok Bonek yang identik dengan kegiatan keagamaan itu menyebut nama dan logo mereka dicomot untuk tujuan politik.
(Baca juga: 3 Anggota KAMI yang Ditangkap di Medan Diterbangkan ke Jakarta )
"Dengan ini saya tegaskan, Bonek Hijrah tidak ada hubungan apapun dengan pasangan calon manapun," kata Achmad Danang Ramdani. "Saya adalah pendiri dan ketua Bonek Hijrah, dan saya tegaskan lagi tidak ada hubungan kami dengan calon manapun," lanjutnya.
Penegasan Achmad itu terkait dengan video yang beredar viral Kamis (15/10/2020). Di situ terlihat Armuji yang merupakan calon wakil wali kota nomor 1, memberikan arahan kepada sejumlah warga. Ia menginstruksikan agar Bonek yang hadir memilih pasangan nomor urut 1 dalam pilkada 9 Desember nanti.
"Pokok e tak rumat kabeh Bonek (pokoknya, saya perhatikan semua Bonek )," janji Armuji dalam video itu. (Baca juga: Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga )
Achmad menyebut, acara deklarasi dalam video itu adalah fitnah kepada Bonek Hijrah. Karena nama dan logo Bonek Hijrah dicatut. "Kami mengecam keras pencipta video tersebut. Video itu mencederai komitmen seluruh Bonek tidak untuk membawa nama Bonek dan Persebaya dalam agenda pilkada," tegasnya.
Dia mengajak semua rekan-rekannya di Bonek untuk untuk mencari tahu siapa yang membuat video itu. "Kita harus meminta pertanggungjawaban dan permintaan maaf mereka," tuntutnya.
(Baca juga: 3 Anggota KAMI yang Ditangkap di Medan Diterbangkan ke Jakarta )
"Dengan ini saya tegaskan, Bonek Hijrah tidak ada hubungan apapun dengan pasangan calon manapun," kata Achmad Danang Ramdani. "Saya adalah pendiri dan ketua Bonek Hijrah, dan saya tegaskan lagi tidak ada hubungan kami dengan calon manapun," lanjutnya.
Penegasan Achmad itu terkait dengan video yang beredar viral Kamis (15/10/2020). Di situ terlihat Armuji yang merupakan calon wakil wali kota nomor 1, memberikan arahan kepada sejumlah warga. Ia menginstruksikan agar Bonek yang hadir memilih pasangan nomor urut 1 dalam pilkada 9 Desember nanti.
"Pokok e tak rumat kabeh Bonek (pokoknya, saya perhatikan semua Bonek )," janji Armuji dalam video itu. (Baca juga: Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga )
Achmad menyebut, acara deklarasi dalam video itu adalah fitnah kepada Bonek Hijrah. Karena nama dan logo Bonek Hijrah dicatut. "Kami mengecam keras pencipta video tersebut. Video itu mencederai komitmen seluruh Bonek tidak untuk membawa nama Bonek dan Persebaya dalam agenda pilkada," tegasnya.
Dia mengajak semua rekan-rekannya di Bonek untuk untuk mencari tahu siapa yang membuat video itu. "Kita harus meminta pertanggungjawaban dan permintaan maaf mereka," tuntutnya.
Lihat Juga :