Penutupan Sementara Kantor Bupati Pinrang Bisa Diperpanjang
Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Lambannya hasil swab yang dikeluarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar, kata Dewi lagi, juga menjadi salah satu kendala Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Pinrang bersama Pemkab Pinrang, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Bumi Lasinrang.
Baca Juga: Tiga Pegawai Sekretariat Daerah Positif COVID-19, Kantor Bupati Ditutup
"Kami mau cepat, tapi mereka mereka yang lambat. Pak bupati bahkan sudah menelepon menanyakan hasil swab yang pekan lalu, tapi belum ada. Mungkin malam lagi hasilnya kami terima," ungkapnya.
Dewi menambahkan prilaku masyarakat yang tidak patuh dan tidak disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes), juga menjadi pemicu melonjaknya jumlah pasien yang terpapar Corona . Bahkan, kata Dewi, temuan pihaknya, ada warga yang tetap berbaur dikeramaian, meski telah diingatkan agar melakukan isolasi mandiri lantaran hasil swabnya belum keluar.
"Kami lihat sendiri, ODP malah keluar ke pengantinan. Itulah kenapa tak ada pasien yang kami biarkan isolasi mandiri, karena tidak bisa dikendalikan. Akan sulit dipantau kontaknya dengan anggota kelurga lain. Kecenderungan sekarang, penularan karena kontak erat," papar Dewi.
Baca Juga: Tiga Pegawai Sekretariat Daerah Positif COVID-19, Kantor Bupati Ditutup
"Kami mau cepat, tapi mereka mereka yang lambat. Pak bupati bahkan sudah menelepon menanyakan hasil swab yang pekan lalu, tapi belum ada. Mungkin malam lagi hasilnya kami terima," ungkapnya.
Dewi menambahkan prilaku masyarakat yang tidak patuh dan tidak disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes), juga menjadi pemicu melonjaknya jumlah pasien yang terpapar Corona . Bahkan, kata Dewi, temuan pihaknya, ada warga yang tetap berbaur dikeramaian, meski telah diingatkan agar melakukan isolasi mandiri lantaran hasil swabnya belum keluar.
"Kami lihat sendiri, ODP malah keluar ke pengantinan. Itulah kenapa tak ada pasien yang kami biarkan isolasi mandiri, karena tidak bisa dikendalikan. Akan sulit dipantau kontaknya dengan anggota kelurga lain. Kecenderungan sekarang, penularan karena kontak erat," papar Dewi.
(agn)
Lihat Juga :