Berkas Oknum Pendeta Cabul P21, Segera Disidangkan
Rabu, 06 Mei 2020 - 06:30 WIB
loading...
Polda Jawa Timur melakukan pelimpahan tahap 2 dalam kasus oknum pendeta HL yang mencabuli jemaatnya di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020) siang. Foto/SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Polda Jawa Timur melakukan pelimpahan tahap 2 berkas kasus oknum pendeta cabuli jemaatnya di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020) siang.
Dalam pelimpahan ini, tersangka oknum pendeta berinisial HL, barang bukti, serta berkas perkara dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Surabaya untuk segera disidangkan. (Baca juga: Oknum Pendeta Cabul di Surabaya Ditahan Polda Jatim )
Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Pitra Andrias Ratulangie mengatakan pelimpahan tahap 2 ini dilakukan setelah berkas perkara penyidikan dinyatakan telah sempurna dan P21 oleh pihak kejaksaan meski sempat 1 kali P19.
"Terima kasih, jadi untuk tersangka HL, UU Perlindungan Anak hari ini sudah P21 dan sudah melaksanakan tahap 2 terhadap jaksa penuntut umum, selanjutnya rekan-rekan berkoordinasi pihak kejaksaan. Subdit Renakta sudah melimpahkan ke kejaksaan sudah rampung semua meski sempat P19 itu sudah dinyatakan lengkap dan kita melakukan tahap 2," kata dia kepada wartawan di lokasi.
Menanggapi pelimpahan tahap 2 ini, pihak tersangka melalui penisehat hukumnya telah mengajukan praperadilan. Upaya hukum ini diajukan untuk menguji surat pernyataan korban yang dijadikan sebagai alat bukti yang dianggap tidak sah dalam ketentuan hukum.
Dalam pelimpahan ini, tersangka oknum pendeta berinisial HL, barang bukti, serta berkas perkara dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Surabaya untuk segera disidangkan. (Baca juga: Oknum Pendeta Cabul di Surabaya Ditahan Polda Jatim )
Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Pitra Andrias Ratulangie mengatakan pelimpahan tahap 2 ini dilakukan setelah berkas perkara penyidikan dinyatakan telah sempurna dan P21 oleh pihak kejaksaan meski sempat 1 kali P19.
"Terima kasih, jadi untuk tersangka HL, UU Perlindungan Anak hari ini sudah P21 dan sudah melaksanakan tahap 2 terhadap jaksa penuntut umum, selanjutnya rekan-rekan berkoordinasi pihak kejaksaan. Subdit Renakta sudah melimpahkan ke kejaksaan sudah rampung semua meski sempat P19 itu sudah dinyatakan lengkap dan kita melakukan tahap 2," kata dia kepada wartawan di lokasi.
Menanggapi pelimpahan tahap 2 ini, pihak tersangka melalui penisehat hukumnya telah mengajukan praperadilan. Upaya hukum ini diajukan untuk menguji surat pernyataan korban yang dijadikan sebagai alat bukti yang dianggap tidak sah dalam ketentuan hukum.
Lihat Juga :