Sekda Luwu Tegur OPD yang Belum Selesaikan Laporan SAKIP
Senin, 05 Oktober 2020 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada OPD diistimewakan, jika tidak ada laporan kegiatannya maka patut diduga kegiatannya fiktif, janganki coba coba. Saya tidak mau lewat hari ini, sudah satu minggu waktu diberikan, data yang masuk sangat penting," lanjutnya.
Dijelaskan Sekda Luwu, kalau SAKIP tidak selesai maka pemerintahan termasuk DPRD tidak akan diberikan anggaran. "Waktu yang diberikan sampai tanggal 18 Oktober, jika kita tidak selesaikan berarti kita tidak naik kelas dari CC ke BB," lanjutnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Luwu, Muh Rudi menyebutkan, SAKIP award tahun 2019 Luwu meraih nilai CC.
Predikat ini menurutnya perlu diperbaiki dengan menargetkan nilai BB atau minimal B. "Tugas kita saat ini memastikan sasaran strategis yang jelas, keberhasilan terukur, program dan kegiatan yang berdampak langsung bagi pencapaian sasaran pembangunan untuk kesejahteraan," ujarnya.
Dijelaskan Rudi, dalam SAKIP, instansi pemerintah diminta fokus pada pencapaian prioritas pembangunan nasional.
Dijelaskan Sekda Luwu, kalau SAKIP tidak selesai maka pemerintahan termasuk DPRD tidak akan diberikan anggaran. "Waktu yang diberikan sampai tanggal 18 Oktober, jika kita tidak selesaikan berarti kita tidak naik kelas dari CC ke BB," lanjutnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Luwu, Muh Rudi menyebutkan, SAKIP award tahun 2019 Luwu meraih nilai CC.
Predikat ini menurutnya perlu diperbaiki dengan menargetkan nilai BB atau minimal B. "Tugas kita saat ini memastikan sasaran strategis yang jelas, keberhasilan terukur, program dan kegiatan yang berdampak langsung bagi pencapaian sasaran pembangunan untuk kesejahteraan," ujarnya.
Dijelaskan Rudi, dalam SAKIP, instansi pemerintah diminta fokus pada pencapaian prioritas pembangunan nasional.
Lihat Juga :