Kemendes PDTT Tinjau Desa Cantik Sukajaya
Sabtu, 05 Juni 2021 - 21:45 WIB
loading...
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa PDTT, Suprapedi M. Eng. Sc bersama rombongan berziarah ke Makam Cut Nyak Dhien yang berada di Gunung Puyuh, tak jauh dari Kantor Desa Sukajaya.
A
A
A
SUMEDANG - Selain menjadi pilot project SAKIP Desa di Kabupaten Sumedang, Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan terpilih sebagai pilot project Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) oleh Badan Pusat Statistik.
Prestasi tersebut menarik jajaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk berkunjung langsung ke desa tersebut, Jumat (4/6/2021).
Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Suprapedi M. Eng. Sc yang sebelumnya mengikuti launching Program Desa Cantik dan Integrasi e-SAKIP Desa dengan Sistem Informasi Desa yang diresmikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia Halim Iskandar di Gedung Negara Kabupaten Sumedang.
![Kemendes PDTT Tinjau Desa Cantik Sukajaya]()
.
Kepala Desa Sukajaya Nenden Dewi Respati menjelaskan, dengan adanya SAKIP Desa yang disinergikan Program Desa Cantik, berbagai kegiatan pendataan di desanya menjadi lebih terukur dan terarah.
"Kami memiliki data yang lengkap. Jadi data itu dijadikan bahan untuk mengambil keputusan di tingkat desa, termasuk dalam perencanaan pembangunan," katanya.
Prestasi tersebut menarik jajaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk berkunjung langsung ke desa tersebut, Jumat (4/6/2021).
Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Suprapedi M. Eng. Sc yang sebelumnya mengikuti launching Program Desa Cantik dan Integrasi e-SAKIP Desa dengan Sistem Informasi Desa yang diresmikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia Halim Iskandar di Gedung Negara Kabupaten Sumedang.

.
Kepala Desa Sukajaya Nenden Dewi Respati menjelaskan, dengan adanya SAKIP Desa yang disinergikan Program Desa Cantik, berbagai kegiatan pendataan di desanya menjadi lebih terukur dan terarah.
"Kami memiliki data yang lengkap. Jadi data itu dijadikan bahan untuk mengambil keputusan di tingkat desa, termasuk dalam perencanaan pembangunan," katanya.
Lihat Juga :