Selama Pandemi Sudah 12 Warga Purwakarta Meninggal Akibat COVID-19

loading...
Selama Pandemi Sudah 12 Warga Purwakarta Meninggal Akibat COVID-19
Juru bicara GTPP COVID-19 Purwakarta Deni Darmawan. Foto/Diskominfo Purwakarta
PURWAKARTA - sejak pandemi virus Corona, sudah 12 warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif COVID-19. Selain itu, hari ini pun terjadi penambahan cukup besar warga yang terpapar virus tersebut, yakni 16 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Purwakarta Deni Darmawan mengatakan, secara akumulatif, jumlah warga yang harus menjalani isolasi saat sebanyak 64 orang. (BACA JUGA:Pemda KBB-TNI Bantu Petani yang Terimbas COVID-19)

Total warga yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Purwakarta sejak pandemi merebak, 276. Sedangkan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 200 orang. (BACA JUGA:Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 2020)

Tercatat juga, hingga hari ini, ada 12 orang positif telah meninggal dunia. "Jumlah konfirmasi positif perhari ini berjumlah 64 orang," kata Deni, Rabu (30/9/2020). (BISA DIKLIK:Ditres Narkoba Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu)



GTPP COVID-19 Purwakarta, ujar Deni, tak henti-hentinya menyosialisasi agar warga mematuhi protokol kesehatan, karena pandemi ini masih belum selesai. Selain itu, GTPP COVID-19 Purwakarta juga masif melaksanakan tes swab.

"Data lainnya juga kami sampaikan, untuk warga yang berstatus kontak erat jumlahnya tetap 272 orang. Warga yang berstatus suspek berkurang 13 orang, kini jumlahnya 22 orang dan probable nihil," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Harian GTPP COVID-19 Purwakarta Iyus Permana mengungkapkan, sejauh ini di Purwakarta belum memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali, meski dalam konteks mikro.



Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan atas rumor yang beredar jika ada salah satu perumahan di Kelurahan Nagri Kaler yang sudah menerapkan PSBB mikro. "Nggak ada PSBB mikro di Purwakarta," ungkap Iyus kepada SINDONEWS.
(awd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top