Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan, Gatot Datang ke Telukjambe

loading...
Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan, Gatot Datang ke Telukjambe
Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo akhirnya datang ke Karawang, Jabar di rumah salah satu tokoh masyarakat Karawang, Daday Hudaya di kawasan Galuh Mas, Telukjambe. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
KARAWANG - Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo akhirnya datang ke Karawang, Jabar di rumah salah satu tokoh masyarakat Karawang, Daday Hudaya di kawasan Galuh Mas, Telukjambe. Gatot sebelumnya batal menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Rengasdengklok pada Rabu (30/9/2020) pagi. Deklarasi dibubarkan kepolisian dengan alasan ada penolakan warga dan rawan penyebaran COVID-19.

Sementara di hadapan puluhan orang anggota KAMI yang datang di rumah Daday Hudaya, Gatot mengatakan bahwa organisasi KAMI merupakan organisasi moral dan bukan organisasi partai politik. Oleh karena itu KAMI bukan langkah politik dirinya untuk maju menjadi calon presiden 2024. "Saya yakinkan KAMI tidak akan menjadi partai politik. Kalau menjadi partai politik, maka Saya, Mukorudin, Samsudin dan lainnya akan keluar," tegas mantan Panglima TNI itu, Rabu (30/9/2020) malam. (Baca juga: Cerita Menegangkan Kapten Sanjoto saat Memburu DN Aidit di Kota Semarang)

Menurut Gatot, organisasi yang baru 2 bulan berdiri ini berkembang pesat karena mendapat respons positif dari masyarakat. "KAMI baru dua bulan sudah seperti ini melalui gerakan moral. Kalau sampai jadi partai itu membohongi masyarakat," katanya. (Baca juga: Polwan Cantik dan Anggota TNI Ini Naik Becak Keliling Pasar, Ada Apa?)

Sekali lagi Gatot mempertegas pernyataannya tidak akan mendirikan partai. KAMI merupakan oraganisasi jejaring. "Kalau ada yang mau bikin partai KAMI silahkan saja. Tapi kalau KAMI yang kami dirikan tidak akan," tandasnya.

"Saya yakinkan bahwa, saya dan Prof Wahab, Din Samsudin dan lainnya lagi tidak akan membuat partai. Orang lain mau buat partai KAMI, ya silahkan saja. Tapi KAMI yang dideklarasikan bersama sama ini tidak akan merubah menjadi partai, karena organisasi KAMI adalah organisasi jejaring," jelasnya.

(shf)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top