Pesisir Selatan Blitar Mulai Dipasang Deteksi Dini Tsunami
Senin, 28 September 2020 - 14:25 WIB
loading...
Pemasangan piranti early warning system (EWS) sebagai deteksi dini gelombang besar tsunami telah dilakukan Pemkab Blitar di sejumlah kawasan pantai selatan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Pemasangan piranti early warning system (EWS) sebagai deteksi dini gelombang besar tsunami telah dilakukan Pemkab Blitar di sejumlah kawasan pantai selatan. (Baca juga: Ratusan Massa Hadang Peserta Silaturrahmi Akbar KAMI )
Selain memasang EWS, di Pantai Jolosutro Kecamatan Wates dan Pantai Tambakrejo Kecamatan Wonotirto tersebut, Pemkab juga menyiapkan skema pengungsian warga.
Langkah yang diambil sebagai tindak lanjut adanya rilis Institute Tekhnologi Bandung (ITB) yang menginformasikan potensi tsunami di kawasan pantai selatan Jawa Timur.
"Memasang EWS dan menyiapkan skema pengungsian," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Achmad Cholik kepada wartawan Senin (28/9/2020).
Seperti namanya, EWS berfungsi sebagai alat deteksi dini. Tiap terjadi gejala gelombang besar yang berpotensi tsunami , sirene EWS akan berbunyi. (Baca juga: KAMI Didemo, Gatot: Barangkali Mereka Butuh Uang untuk Keluarganya )
Selain memasang EWS, di Pantai Jolosutro Kecamatan Wates dan Pantai Tambakrejo Kecamatan Wonotirto tersebut, Pemkab juga menyiapkan skema pengungsian warga.
Langkah yang diambil sebagai tindak lanjut adanya rilis Institute Tekhnologi Bandung (ITB) yang menginformasikan potensi tsunami di kawasan pantai selatan Jawa Timur.
"Memasang EWS dan menyiapkan skema pengungsian," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Achmad Cholik kepada wartawan Senin (28/9/2020).
Seperti namanya, EWS berfungsi sebagai alat deteksi dini. Tiap terjadi gejala gelombang besar yang berpotensi tsunami , sirene EWS akan berbunyi. (Baca juga: KAMI Didemo, Gatot: Barangkali Mereka Butuh Uang untuk Keluarganya )
Lihat Juga :