Program Duta Wisata COVID-19 Gubernur Sulsel Diapresiasi WHO
Selasa, 22 September 2020 - 12:00 WIB
loading...
Organisasi kesehatan dunia WHO, merilis pujian tentang program wisata COVID-19 yang diinisiasi Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah. Foto : Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Program Wisata COVID-19 Sulsel yang diinisiasi Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah terus mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya organisasi kesehatan dunia World Health Organization atau WHO, yang merilis pujian tentang program wisata COVID . Baca : Program Wisata COVID-19 Sulsel Berhasil Sembuhkan 1.688 Pasien
Dimuat pada 16 Juni 2020 lalu, tulisan tersebut secara singkat menjelaskan tentang Program Wisata COVID-19 yang menjadi strategi utama penanganan wabah di Pronvisi Sulsel . Memberdayakan hotel sebagai tempat isolasi dengan maksud untuk mengurangi beban perawatan COVID-19 di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menyebutkan, berdasarkan data, 50-60 persen kasus positif di Sulsel adalah tanpa gejala atau gejala ringan. Program Wisata COVID-19 efektif mengurangi beban RS dan meningkatkan angka kesembuhan di Sulsel hingga 72,6 persen.
"Alhamdulillah inovasi ini dirilis oleh WHO dan mendapat apresiasi nasional. Saya juga terus mengajak kepada kita semua untuk disiplin terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak," tulisnya melalui akun instagram pribadinya @nurdin.abdullah yang diposting, Selasa (22/09/2020). Baca Juga : Program Wisata COVID-19 di Sulsel Diklaim Hemat Anggaran Rp765 Miliar
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulsel, dr Ichsan Mustari mengatakan, program tersebut memusatkan perawatan dan isolasi COVID-19 di Makassar sehingga membantu memastikan standar layanan kesehatan esensial tetap tersedia bagi mereka yang membutuhkan untuk mengaksesnya. Bahkan, sudah mendapat apresiasi sejak beberapa bulan lalu memalui rapat secara daring bersama WHO terkait kegiatan tanggap COVID-19.
Dimuat pada 16 Juni 2020 lalu, tulisan tersebut secara singkat menjelaskan tentang Program Wisata COVID-19 yang menjadi strategi utama penanganan wabah di Pronvisi Sulsel . Memberdayakan hotel sebagai tempat isolasi dengan maksud untuk mengurangi beban perawatan COVID-19 di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menyebutkan, berdasarkan data, 50-60 persen kasus positif di Sulsel adalah tanpa gejala atau gejala ringan. Program Wisata COVID-19 efektif mengurangi beban RS dan meningkatkan angka kesembuhan di Sulsel hingga 72,6 persen.
"Alhamdulillah inovasi ini dirilis oleh WHO dan mendapat apresiasi nasional. Saya juga terus mengajak kepada kita semua untuk disiplin terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak," tulisnya melalui akun instagram pribadinya @nurdin.abdullah yang diposting, Selasa (22/09/2020). Baca Juga : Program Wisata COVID-19 di Sulsel Diklaim Hemat Anggaran Rp765 Miliar
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulsel, dr Ichsan Mustari mengatakan, program tersebut memusatkan perawatan dan isolasi COVID-19 di Makassar sehingga membantu memastikan standar layanan kesehatan esensial tetap tersedia bagi mereka yang membutuhkan untuk mengaksesnya. Bahkan, sudah mendapat apresiasi sejak beberapa bulan lalu memalui rapat secara daring bersama WHO terkait kegiatan tanggap COVID-19.
Lihat Juga :