Pemkot Palopo Siapkan Hotel untuk Karantina Pasien COVID-19
Rabu, 16 September 2020 - 17:01 WIB
loading...
Suasana rapat untuk membahas rencana penyiapan hotel sebagai tempat isolasi mandiri pasien positif COVID-19 di Palopo. Foto: Sindonews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo , telah menyiapkan hotel sebagai tempat karantina warganya yang dinyatakan positif COVID-19 .
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya angka positif COVID-19 di Kota Palopo mencapai angka 137 yang positif, 95 sembuh dan 8 meninggal dunia.
Baca Juga: Terkendala Internet, Pelajar di Palopo Belajar Daring di Tengah Sawah
Kabag Humas Pemkot Palopo , Wahyudin, menyebutkan rencana karantina warga Palopo di hotel akan dipercepat dan harus berjalan pekan depan.
"Angka penderita COVID-19 di Kota Palopo terus bertambah, sementara Makassar sudah tidak menerima karantina pasien COVID-19 dari luar daerah. Olehnya itu, pak wali telah perintahkan untuk menyiapkan hotel sebagai tempat karantina mandiri warga Palopo," ujarnya.
"Selain itu, alasan lain beberapa warga Palopo yang melakukan karantina mandiri diketahui, tidak disiplin sehingga dihawatirkan dapat menyebarkan virus ke orang lain termasuk keluarganya dalam satu rumah," lanjutnya.
Wahyudin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima Pemerintah Kota Palopo melalui tim gugus percepatan penanganan COVID-19 , warga yang menjalani karantina mandiri saat ini tidak disiplin protokol kesehatan.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya angka positif COVID-19 di Kota Palopo mencapai angka 137 yang positif, 95 sembuh dan 8 meninggal dunia.
Baca Juga: Terkendala Internet, Pelajar di Palopo Belajar Daring di Tengah Sawah
Kabag Humas Pemkot Palopo , Wahyudin, menyebutkan rencana karantina warga Palopo di hotel akan dipercepat dan harus berjalan pekan depan.
"Angka penderita COVID-19 di Kota Palopo terus bertambah, sementara Makassar sudah tidak menerima karantina pasien COVID-19 dari luar daerah. Olehnya itu, pak wali telah perintahkan untuk menyiapkan hotel sebagai tempat karantina mandiri warga Palopo," ujarnya.
"Selain itu, alasan lain beberapa warga Palopo yang melakukan karantina mandiri diketahui, tidak disiplin sehingga dihawatirkan dapat menyebarkan virus ke orang lain termasuk keluarganya dalam satu rumah," lanjutnya.
Wahyudin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima Pemerintah Kota Palopo melalui tim gugus percepatan penanganan COVID-19 , warga yang menjalani karantina mandiri saat ini tidak disiplin protokol kesehatan.
Lihat Juga :