Zamedia Lahirkan Inovasi Aplikasi Multimedia Digital Berbasis Android

loading...
Zamedia Lahirkan Inovasi Aplikasi Multimedia Digital Berbasis Android
Founder sekaligus CEO Zamedia Ayi Koswara di ruang kerjanya. Foto/Istimewa
BANDUNG - Pandemi COVID-19 membawa revolusi baru yang memaksa manusia, mau tidak mau melakukan penyesuaian. Terkait kondisi itu dan untuk mendukung program pemerintah di era new normal, Zamedia melahirkan inovasi multimedia digital berbasis Android untuk membangun sumber daya manusia (SDM) mandiri dan kreatif.

Zamedia menelurkan inovasi digital, Flex Edu, Flex Travel, Flex Unity, Flex Gov, Flex Campaign, Smart Santri dan Smart RW. Aplikasi ini mendukung semua kegiatan saat new normal di tengah pandemi COVID-19. (BACA JUGA: 4 Daerah di Jabar Zona Merah COVID-19, Salah Satunya Kota Cimahi)

Sosok di belakang lahirnya aplikasi-aplikasi tersebut adalah founder atau pendiri sekaligus CEO Zamedia Ir Ayi Koswara. (BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Ditikam, Jabar Tingkatkan Kesiagaan dan Kewaspadaan)

Ayi mengatakan, work from home (kerja dari rumah), study from home (belajar dari rumah), dan stay at home (tetap berada di rumah) menjadi kata-kata tak asing lagi bagi masyarakat. (BACA JUGA: 3 Bersaudara di Kroya Indramayu Depresi Berat Kerap Mengamuk, Warga Resah)



Kebutuhan akses internet dan berbagai aplikasi daring, kata Ayi, meningkat tajam untuk menunjang kegiatan bekerja serta belajar dari rumah.

Menyikapi kondisi, tren, dan kebutuhan ke depan, kata Ayi, Zamedia sebagai perusahaan penyedia aplikasi berbasis digital melihat ini sebagai peluang untuk melebarkan bisnisnya.

Berbagai aplikasi telah disiapkan untuk mendukung produktivitas masyarakat dan tetap aman dari rumah. "Aplikasi tersebut meliputi FlexLive yang terdiri atas, Flex Edu, Flex Travel, Flex Unity, Flex Gov, Flex Campaign, Smart Santri, dan Smart RW. Itu sederet aplikasi karya anak bangsa yang telah disiapkan bagi masyarakat untuk mengarungi era new normal," kata Ayi, Senin (14/9/2020).



“Kami menyiapkan aplikasi tersebut jauh sebelum pandemi COVID-19 karena kami melihat trendnya ke arah sana, di mana industri 4.0 sudah masuk ke setiap lini kehidupan,” ujar dia.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top