Sukses di Tangsel, Airin-Ade Siap Perkuat Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Pemprov Banten
Sabtu, 09 November 2024 - 20:40 WIB
loading...
Pasangan cagub dan cawagub Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi berkomitmen melakukan reformasi birokasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pasangan cagub dan cawagub Banten Airin Rachmi Diany -Ade Sumardi berkomitmen melakukan reformasi birokasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Program digitalisasi pelayanan yang pernah dilakukan Airin saat menjadi wali kota Tangerang Selatan, akan diaplikasikan di Pemprov Banten.
Saat debat kandidat cagub-cawagub Banten, Kamis (7/10/2024) malam, Airin menyampaikan penguatan e-government dan pelayanan masyarakat dengan digitalisasi harus dilakukan pemerintah provinsi. “Teknologi harus memudahkan masyarakat, jangan menyulitkan. Pelayanan harus lebih dekat dengan digitalisasi,” katanya. Baca juga: Airin Siap Dorong Realisasi MRT Lebak Bulus-Rawa Buntu
Komitmen peningkatan pelayanan dengan digitalisasi ini pernah dilakukan Airin saat memimpin Kota Tangerang Selatan. “Smart city pernah saya lakukan sejak 2014 di Kota Tangerang Selatan, maka ke depan harus ada smart province,” ujarnya.
Ada sejumlah program digital saat Airin memimpin Tangsel. Misalnya Sisumaker (sistem informasi surat masuk dan keluar), Siaran Tangsel, Simponie (sistem informasi manajemen perizinan online, pelayanan online atau digitalisasi adminsitrasi kependudukan (adminduk), hingga pelayanan rumah sakit online.
Menurut Airin, pelayanan pemerintah harus seperti swasta. Mampu merespons segala keluhan yang disampaikan masyarakat. “Saat masyarakat belum bisa dan mampu menggunakan aplikasi, maka ada customer services dari Pemprov Banten atau kabupaten dan kota. Kita enggak boleh kalah sama pelayanan yang dilakukan oleh swasta,” tegasnya.
Saat debat kandidat cagub-cawagub Banten, Kamis (7/10/2024) malam, Airin menyampaikan penguatan e-government dan pelayanan masyarakat dengan digitalisasi harus dilakukan pemerintah provinsi. “Teknologi harus memudahkan masyarakat, jangan menyulitkan. Pelayanan harus lebih dekat dengan digitalisasi,” katanya. Baca juga: Airin Siap Dorong Realisasi MRT Lebak Bulus-Rawa Buntu
Komitmen peningkatan pelayanan dengan digitalisasi ini pernah dilakukan Airin saat memimpin Kota Tangerang Selatan. “Smart city pernah saya lakukan sejak 2014 di Kota Tangerang Selatan, maka ke depan harus ada smart province,” ujarnya.
Ada sejumlah program digital saat Airin memimpin Tangsel. Misalnya Sisumaker (sistem informasi surat masuk dan keluar), Siaran Tangsel, Simponie (sistem informasi manajemen perizinan online, pelayanan online atau digitalisasi adminsitrasi kependudukan (adminduk), hingga pelayanan rumah sakit online.
Menurut Airin, pelayanan pemerintah harus seperti swasta. Mampu merespons segala keluhan yang disampaikan masyarakat. “Saat masyarakat belum bisa dan mampu menggunakan aplikasi, maka ada customer services dari Pemprov Banten atau kabupaten dan kota. Kita enggak boleh kalah sama pelayanan yang dilakukan oleh swasta,” tegasnya.
Lihat Juga :