Disebut Kasus Corona Tertinggi, Wali Kota Semarang: Tempat Tidur Pasien Hanya Dipakai 30%
Sabtu, 12 September 2020 - 08:43 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
SEMARANG - Kota Semarang disebut Satgas Penanganan COVID-19 pusat memiliki angka aktif positif tertinggi di Indonesia.
Tak urung, banyak pihak termasuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins khawatir datang ke Kota Semarang.
"Dua kali memang kota kami disebut memiliki angka COVID-19 tertinggi, tapi kenyataannya dari 1.100 tempat tidur untuk perawatan pasien di Kota Semarang, yang digunakan hanya sekitar 30%, yang berarti jauh dari angka yang disebutkan pusat," tegas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (11/9/2020).
Saat menggelar rapat daring dengan British Embassy (Kedutaan Inggris), dia menegaskan terus melakukan beragam langkah untuk mengatasi penyebaran COVID-19. Selain itu, fasilitas kesehatan juga dipastikan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
"Untuk itu Mr. Owen tidak usah khawatir, kami terus melakukan berbagai upaya pencegahan sesuai peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang kami tetapkan. Juga menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan sebaik mungkin," tekan pria yang akrab disapa Hendi itu.
Tak urung, banyak pihak termasuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins khawatir datang ke Kota Semarang.
"Dua kali memang kota kami disebut memiliki angka COVID-19 tertinggi, tapi kenyataannya dari 1.100 tempat tidur untuk perawatan pasien di Kota Semarang, yang digunakan hanya sekitar 30%, yang berarti jauh dari angka yang disebutkan pusat," tegas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (11/9/2020).
Saat menggelar rapat daring dengan British Embassy (Kedutaan Inggris), dia menegaskan terus melakukan beragam langkah untuk mengatasi penyebaran COVID-19. Selain itu, fasilitas kesehatan juga dipastikan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
"Untuk itu Mr. Owen tidak usah khawatir, kami terus melakukan berbagai upaya pencegahan sesuai peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang kami tetapkan. Juga menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan sebaik mungkin," tekan pria yang akrab disapa Hendi itu.
Lihat Juga :