Hasil Tes Swab COVID-19 Warga Rappocini Keluar Besok
Sabtu, 12 September 2020 - 07:23 WIB
loading...
Ratusan warga telah mengikuti swab tes atau polymerase chain reaction (PCR) di Kecamatan Rappocini, kantor Kelurahan Minasa Upa, Jumat 11 September, kemarin. Foto : SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Ratusan warga telah mengikuti swab tes atau polymerase chain reaction (PCR) di Kecamatan Rappocini, kantor Kelurahan Minasa Upa, Jumat 11 September, kemarin. Baca : 103 Warga Rappocini Kota Makassar Ikut Swab Massal
Spesimen pemeriksaan akan dikirim ke Laboratorium RS Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk mendeteksi keberadaan virus corona. Tak perlu menunggu lama, hasil pemeriksaan uji laboratorium bisa diketahui hanya dalam waktu dua hari.
"Diperiksa hari ini 103 orang, Insyaallah lusa sudah keluar hasilnya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin , kemarin.
Kata Nasiyah, jika hasil pemeriksaan uji laboratorium sudah keluar dan dinyatakan positif maka yang bersangkutan harus melakukan isolasi mandiri. Itu jika warga yang positif tidak mengalami gejala seperti demam, batuk dan sesak nafas. "Itu juga kalau rumahnya memenuhi syarat. Tapi kalau mepet-mepet nanti kita carikan tempat. Semoga ada kosong," ujarnya.
Dinkes Kota Makassar menargetkan akan memeriksa 2.000 warga di enam kecamatan episentrum. Yakni Kacamatan Rappocini, Biringkanayya, Panakkukang, Tamalate, Tamalanrea, dan Manggala.
Spesimen pemeriksaan akan dikirim ke Laboratorium RS Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk mendeteksi keberadaan virus corona. Tak perlu menunggu lama, hasil pemeriksaan uji laboratorium bisa diketahui hanya dalam waktu dua hari.
"Diperiksa hari ini 103 orang, Insyaallah lusa sudah keluar hasilnya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin , kemarin.
Kata Nasiyah, jika hasil pemeriksaan uji laboratorium sudah keluar dan dinyatakan positif maka yang bersangkutan harus melakukan isolasi mandiri. Itu jika warga yang positif tidak mengalami gejala seperti demam, batuk dan sesak nafas. "Itu juga kalau rumahnya memenuhi syarat. Tapi kalau mepet-mepet nanti kita carikan tempat. Semoga ada kosong," ujarnya.
Dinkes Kota Makassar menargetkan akan memeriksa 2.000 warga di enam kecamatan episentrum. Yakni Kacamatan Rappocini, Biringkanayya, Panakkukang, Tamalate, Tamalanrea, dan Manggala.
Lihat Juga :