Bawaslu Raja Ampat Temukan Dugaan Keterlibatan ASN hingga Pelanggaran Protokol Kesehatan
Selasa, 08 September 2020 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai dugaan keterlibatan ASN, kepala kampung, dan anak dibawah umur, Bawaslu Raja Ampat memutuskan untuk memberikan peringatan terakhir. (Baca juga: Seleksi CPNS Bangka Tengah, Hari Pertama Digelar Tiga Sesi Tes SKB)
“Sementara daftar nama asal dinas wilayah kerja ASN akan disampaikan kepada Sekda Kabupaten Raja Ampat untuk melakukan pembinaan lebih lanjut,” ujarnya . (Baca juga: 574 Calon Bintara dan Tamtama TNI AL Ikuti Seleksi di Maumere)
Bawaslu Raja Ampat, kata dia, akan melaporkan secara resmi terkait pelanggaran protokol kesehatan. Disertai masukan/saran usul kepada Satgas COVID-19 untuk terus monsosialisasikan protokol kesehatan.
"Serta meminta Kapolres Raja Ampat melakukan edukasi insentif kepada tim kampanye bakal calon sehingga tahapan pilkada berikutnya tidak terjadi hal yang sama. Kemudian Kepada KPU Raja ampat agar intens dan masif tata cara penyusunan dokumen kebutuhan protokol kesehatan ketentuan waktu kepada pasangan bakal calon," tandas Rumsowek.
“Sementara daftar nama asal dinas wilayah kerja ASN akan disampaikan kepada Sekda Kabupaten Raja Ampat untuk melakukan pembinaan lebih lanjut,” ujarnya . (Baca juga: 574 Calon Bintara dan Tamtama TNI AL Ikuti Seleksi di Maumere)
Bawaslu Raja Ampat, kata dia, akan melaporkan secara resmi terkait pelanggaran protokol kesehatan. Disertai masukan/saran usul kepada Satgas COVID-19 untuk terus monsosialisasikan protokol kesehatan.
"Serta meminta Kapolres Raja Ampat melakukan edukasi insentif kepada tim kampanye bakal calon sehingga tahapan pilkada berikutnya tidak terjadi hal yang sama. Kemudian Kepada KPU Raja ampat agar intens dan masif tata cara penyusunan dokumen kebutuhan protokol kesehatan ketentuan waktu kepada pasangan bakal calon," tandas Rumsowek.
(boy)
Lihat Juga :