Jabar Luncurkan Stungta, Incinerator Pemusnah Sampah Tanpa Asap
Jum'at, 04 September 2020 - 09:16 WIB
loading...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meluncurkan Stungta, incenerator pemusnah sampah ramah lingkungan. Foto/Dok.Humas Jabar
A
A
A
BANDUNG - Provinsi Jawa Barat kembali melahirkan inovasi di bidang lingkungan hidup, terutama dalam pengolahan sampah dengan hadirnya Stungta, incinerator pemusnah sampah tanpa asap.
Dalam proses pemusnahan sampah, Stungta tidak menyisakan zat berbahaya lain karena telah melalui pembakaran sempurna (double burner), filter, dan treatment asap. (BACA JUGA: Peduli Sampah Elektronik, Rafa Jafar Jadi Ikon Prestasi Pancasila 2020 )
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyambut baik alat pemusnah sampah ramah lingkungan produksi PT Top Tekno Indo (Hejotekno) yang bekerja sama dengan PT Pindad (Persero) itu. (BACA JUGA: Pengusaha Wisata Bandung Tolak Rencana Bandara Husein Jadi Domestik )
Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, Stungta sudah mendapat sertifikat ramah lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI). (BACA JUGA: Bandung Diteror Penjahat Jalanan, Dua Pekan 9 Warga Jadi Korban )
"Sudah (dapat sertifikat ramah lingkungan) dan bekerja sama dengan Pindad, sehingga bisa mengelola sampah sekitar dua ton per hari," kata Kang Emil dalam peluncuran Stungta di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Kamis (3/9/2020).
Dalam proses pemusnahan sampah, Stungta tidak menyisakan zat berbahaya lain karena telah melalui pembakaran sempurna (double burner), filter, dan treatment asap. (BACA JUGA: Peduli Sampah Elektronik, Rafa Jafar Jadi Ikon Prestasi Pancasila 2020 )
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyambut baik alat pemusnah sampah ramah lingkungan produksi PT Top Tekno Indo (Hejotekno) yang bekerja sama dengan PT Pindad (Persero) itu. (BACA JUGA: Pengusaha Wisata Bandung Tolak Rencana Bandara Husein Jadi Domestik )
Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, Stungta sudah mendapat sertifikat ramah lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI). (BACA JUGA: Bandung Diteror Penjahat Jalanan, Dua Pekan 9 Warga Jadi Korban )
"Sudah (dapat sertifikat ramah lingkungan) dan bekerja sama dengan Pindad, sehingga bisa mengelola sampah sekitar dua ton per hari," kata Kang Emil dalam peluncuran Stungta di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Kamis (3/9/2020).
Lihat Juga :