Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara

Rabu, 19 Februari 2025 - 20:40 WIB
loading...
Pelestarian Keanekaragaman...
Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara, Desa Gembara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. FOTO/IST
A A A
KUTAI TIMUR - PT Kaltim Prima Coal (KPC), unit usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), berkomitmen mengelola lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati di wilayah operasionalnya. Dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) seluas ±61.453 hektare, KPC berada di antara dua kawasan konservasi bernilai tinggi, yaitu Taman Nasional Kutai dan Kawasan Mangrove di pesisir Selat Makassar.

Posisi strategis tersebut menjadikan wilayah tambang KPC berperan penting dalam mendukung kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

Keanekaragaman hayati menjadi indikator utama dalam keberhasilan reklamasi tambang. Untuk melindungi ekosistem, KPC telah menetapkan kawasan bernilai konservasi tinggi seluas ±2.040,70 hektare yang terdiri dari: Kawasan Konservasi Taman Payau (163,06 hektare), Kawasan Konservasi Arboretum Murung (22,23 hektare), Swarga Bara (1,22 hektare), Kawasan Konservasi Pinang Dome (968,71 hektare), Kawasan Tanjung Bara (502,56 hektare), dan Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara (382,92 hektare).

Salah satu kawasan konservasi utama, Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara, berlokasi di Desa Gembara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Wilayah ini didominasi oleh vegetasi mangrove seperti Rhizophora sp., Sonneratia sp., dan Ceriops tagal. Dengan kadar biomassa mencapai lebih dari 10 ton per hektare dan serapan karbon lebih dari 5 ton C/ha/tahun, kawasan ini berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Selain fungsi ekologisnya, Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara memiliki peranan penting dalam berbagai aspek, antara lain: Habitat Satwa Langka yang menjadi rumah bagi spesies endemik seperti bekantan dan orangutan, serta lebih dari 69 spesies burung dan 9 spesies mamalia yang dilindungi. Sumber Pangan dan Nutrisi yang berperan dalam mendukung kehidupan biota akuatik. Penyeimbang Ekosistem yang Menghubungkan ekosistem darat, laut, dan air tawar; dan Pemberdayaan Masyarakat yang Memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir, terutama nelayan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Lestarikan Lingkungan,...
Lestarikan Lingkungan, Kehati Bersama Shinhan Tanam Pohon Langka
Flogacy, Upaya Jaga...
Flogacy, Upaya Jaga Keanekaragaman Hayati di Sukapura Tasikmalaya
Sambut HUT Ke-80 RI,...
Sambut HUT Ke-80 RI, Relawan di Bintan Gelar Konservasi Dugong dan Ekosistem Laut
FKS Food Sejahtera Tanam...
FKS Food Sejahtera Tanam Pohon Langka untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati
Tolak Tambang Nikel...
Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat, Tokoh Pemuda: Ancaman Kelestarian Ekosistem Laut
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Rekomendasi
Tembus Cetakan ke-100,...
Tembus Cetakan ke-100, Buku Filosofi Teras Resmi Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar!
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved