Kapal Kargo Indian Partnership Kandas di Kawasan Konservasi Raja Ampat Bermuatan Material Bauksit
Rabu, 26 April 2023 - 09:41 WIB
loading...
Kapal asing tanpa bendera kandas di perairan konservasi di wilayah Misool Timur, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kapal ini membawa muatan yang diduga material tambang berupa bauksit. Foto SINDOnews
A
A
A
MOSOOL - Kapal asing tanpa bendera kandas di perairan konservasi di wilayah Misool Timur, Kabupaten Raja Ampat , Papua Barat Daya. Kapal ini membawa muatan yang diduga material tambang berupa bauksit.
Material tersebut diketahui saat pemerintah Desa Usaha Jaya, Distrik Misool Timur melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), tempat kapal tersebut kandas. Baca juga: Kampung Sawandarek Papua Barat Pasang Solar Panel untuk Aktivitas Warga Lokal dan Turis Mancaegara
Kapal dengan nama Indian Partnership tersebut berlabuh tepat di antara pulau Oponta dan Femen Ganan, wilayah perairan Misool timur.
Hingga saat ini belum diketahui sebabnya kapal tersebut bisa bergeser dari jalur pelayaran yang semestinya dan akhirnya masuk di antara pulau-pulau di Misool Timur.
Saat melakukan pengecekan lapangan oleh pemerintah Kampung (Desa), kapal Indian Partnership berisikan 22 awak kapal. Selanjutnya kapal tersebut didapati berposisi miring sehingga sebelah kanan bagian kapal menjulur masuk ke dalam air laut.
Sementara Kapolsek Misool, Iptu Suhardi, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan tinjauan di TKP bersama Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaoran. "Saya masih di TKP dengan Pak Kapolres," singkat Kapolsek saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (25/4/2023).
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, terlihat kapal asing tersebut berlabuh di atas perairan dengan kedalaman laut sekira 30 meter. Tak hanya itu, kapal kargo yang berdiameter panjang sekira 250 meter itu membuang jangkar di perairan tersebut.
Material tersebut diketahui saat pemerintah Desa Usaha Jaya, Distrik Misool Timur melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), tempat kapal tersebut kandas. Baca juga: Kampung Sawandarek Papua Barat Pasang Solar Panel untuk Aktivitas Warga Lokal dan Turis Mancaegara
Kapal dengan nama Indian Partnership tersebut berlabuh tepat di antara pulau Oponta dan Femen Ganan, wilayah perairan Misool timur.
Hingga saat ini belum diketahui sebabnya kapal tersebut bisa bergeser dari jalur pelayaran yang semestinya dan akhirnya masuk di antara pulau-pulau di Misool Timur.
Saat melakukan pengecekan lapangan oleh pemerintah Kampung (Desa), kapal Indian Partnership berisikan 22 awak kapal. Selanjutnya kapal tersebut didapati berposisi miring sehingga sebelah kanan bagian kapal menjulur masuk ke dalam air laut.
Sementara Kapolsek Misool, Iptu Suhardi, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan tinjauan di TKP bersama Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaoran. "Saya masih di TKP dengan Pak Kapolres," singkat Kapolsek saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (25/4/2023).
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, terlihat kapal asing tersebut berlabuh di atas perairan dengan kedalaman laut sekira 30 meter. Tak hanya itu, kapal kargo yang berdiameter panjang sekira 250 meter itu membuang jangkar di perairan tersebut.
Lihat Juga :