Cegah Karhutbunlah, Pemkab Musi Banyuasin Siagakan Alat Berat untuk Buka Lahan
Rabu, 02 September 2020 - 15:33 WIB
loading...
Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan menyiapkan alat berat jenis ekskavator sebanyak 24 unit tersebar di 3 kecamatan.
A
A
A
SEKAYU - Sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) hingga kini terus dilakukan di tengah Wabah Pandemi COVID-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin, melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP), menyiapkan brigade berupa alat berat jenis ekskavator sebanyak 24 unit tersebar di tiga kecamatan.
Alat itu untuk dimanfaatkan pembukaan atau perbaikan lahan Tanaman Pangan Dan Hortikultura, dengan tidak membakar lahan, namun menggunakan alat berat. "Iya kita ada alat berat tersebut sebanyak 24 unit, tersebar di tiga kecamatan diantaranya Sanga Desa 6 unit, Kecamatan Lais ada 1 unit, kemudian terakhir di Kecamatan Lalan ada 17 unit," jelas Kepala Dinas TPHP Muba Ir Thamrin, ditemui kemarin (31/8/2020).
Mengenai alat berat tersebut, sifatnya pinjam pakai dengan biaya swadaya masyarakat. "Peminjaman alat berat jenis ekskavator dengan harapan bisa menambah luas lahan baku tanaman pangan hortikultura yang berguna untuk meningkatkan produksi komoditi tanaman tersebut," tukasnya.
Mengenai, masyarakat yang bisa memakai alat berat tersebut, tentu ada persyaratan, yakni dengan mengajukan permohonan pinjam pakai ke Dinas TPHP Kabupaten Musi Banyuasin.
![Cegah Karhutbunlah, Pemkab Musi Banyuasin Siagakan Alat Berat untuk Buka Lahan]()
“Bisa perorangan dan bisa juga kelompok. Siapa saja boleh datang ke Dinas TPHP Kabupaten Muba untuk mengajukan permohonan pinjam pakai alat berat excavator tersebut, tidak harus kelompok namun bisa juga perorangan untuk bisa mengajukan pinjam pakai,” katanya.
Dijelaskan Thamrin, dengan adanya alat berat tersebut sejalan dengan Program Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yakni dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta menjadikan Kabupaten Muba ini sebagai zero asap.
Alat itu untuk dimanfaatkan pembukaan atau perbaikan lahan Tanaman Pangan Dan Hortikultura, dengan tidak membakar lahan, namun menggunakan alat berat. "Iya kita ada alat berat tersebut sebanyak 24 unit, tersebar di tiga kecamatan diantaranya Sanga Desa 6 unit, Kecamatan Lais ada 1 unit, kemudian terakhir di Kecamatan Lalan ada 17 unit," jelas Kepala Dinas TPHP Muba Ir Thamrin, ditemui kemarin (31/8/2020).
Mengenai alat berat tersebut, sifatnya pinjam pakai dengan biaya swadaya masyarakat. "Peminjaman alat berat jenis ekskavator dengan harapan bisa menambah luas lahan baku tanaman pangan hortikultura yang berguna untuk meningkatkan produksi komoditi tanaman tersebut," tukasnya.
Mengenai, masyarakat yang bisa memakai alat berat tersebut, tentu ada persyaratan, yakni dengan mengajukan permohonan pinjam pakai ke Dinas TPHP Kabupaten Musi Banyuasin.

“Bisa perorangan dan bisa juga kelompok. Siapa saja boleh datang ke Dinas TPHP Kabupaten Muba untuk mengajukan permohonan pinjam pakai alat berat excavator tersebut, tidak harus kelompok namun bisa juga perorangan untuk bisa mengajukan pinjam pakai,” katanya.
Dijelaskan Thamrin, dengan adanya alat berat tersebut sejalan dengan Program Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yakni dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta menjadikan Kabupaten Muba ini sebagai zero asap.
Lihat Juga :