Kisah Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Ketemu Mantan Musuh Bebuyutan Bong Kee Chok saat Reuni

Minggu, 01 Desember 2024 - 12:46 WIB
loading...
Kisah Jenderal Kopassus...
Sepak terjang Jenderal Kopassus AM Hendropriyono dikenal pemberani dan tangguh dalam penugasan di sejumlah medan operasi hingga menorehkan sejumlah prestasi. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sepak terjang Jenderal Kopassus Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono dikenal pemberani dan tangguh dalam penugasan di sejumlah medan operasi hingga menorehkan sejumlah prestasi.

Hendropriyono yang pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) merupakan tokoh militer TNI AD, khususnya di Kesatuan Korps Baret Merah Kopassus.

Baca juga: Kisah Cinta Jenderal Kopassus AM Hendropriyono, Pinjamkan Topi untuk Taklukkan Hati Tati Mulya

Abituren Akademi Militer Nasional (AMN) sekarang bernama Akademi Militer (Akmil) tahun 1967 ini pernah memiliki pengalaman menegangkan dalam operasi penumpasan kelompok bersenjata Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS)/Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku).

Kala itu PGRS/Paraku dipimpin Boong Kee Chok alias Yusuf Said yang bergerilya di belantara hutan Kalimantan.

Dikutip dalam buku biografi berjudul “Operasi Sandi Yudha”, Hendropriyono yang kala itu berpangkat Kapten bersama pasukannya harus merayap di belantara hutan Kalimantan yang sangat lebat dan belum terjamah.

Pasukan yang dipimpin Hendropriyono merayap menuju markas pimpinan pasukan Barisan Rakyat (Bara) Sukirjan alias Siauw Ah San, kelompok bersenjata dari PGRS/Paraku pada 1973 yang berhaluan komunisa.

”Jarak ke sasaran sejauh 4,5 kilometer. Kami harus merayap pada pukul 16.00 melewati semak belukar yang lebat,” kenangnya dikutip SINDOnews, Minggu (1/12/2024).

Baca juga: 5 Fakta Menarik AM Hendropriyono, Jenderal Berjuluk Master of Intelligence

Saat itu Hendropriyono dipercaya sebagai selaku Komandan Prayudha Halilintar Kopasandha kini bernama Kopassus berusaha mengatur kecepatan merayap pasukannya.

Kode hijau kecepatan merayap 10 meter/menit. Kode kuning, kecepatan merayap 5 meter/menit dan kode merah yang berarti berhenti.

Baru setengah jam merayap, Hendropriyono mendengar suara mendesis yang cukup keras. Suara tersebut ternyata berasal dari seekor ular Cobra cukup besar yang berada tak jauh dari posisinya.



Menghadapi ancaman ular mematikan, dia dan pasukannya memilih dia tak bergerak. Mereka "membeku" selama beberapa saat hingga ular Cobra tak mampu mengendus dan akhirnya melintas pergi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Rekomendasi
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved