Ulah Ken Arok Muda Ganggu Keamanan Wilayah Sebelum Jadi Raja Singasari
Kamis, 24 April 2025 - 08:09 WIB
loading...
Ken Arok sebelum menjadi Raja Tumapel atau Singasari kerap membuat masalah di suatu daerah yang disinggahinya. Foto: Ist
A
A
A
KENArok sebelum menjadi Raja Tumapel atau Singasari kerap membuat masalah di suatu daerah yang disinggahinya. Apalagi sosok Ken Arok sejak kecil minim kasih sayang lantaran dibuang ibu kandungnya di kuburan.
Petualangan kehidupan Ken Arok dimulai sejak bayi saat dia diadopsi Lembong, seorang pencuri yang datang ke kuburan. Sayang ulahnya karena kerap berjudi membuat Lembong kesal dan membuang Ken Arok kecil.
Baca juga: Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri
Kemudian, dia ditemukan Bango Samparan, seorang penjudi juga karena memiliki keistimewaan. Kesukaan judinya membuatnya kerap diajak Bango Samparan hingga kerap memenangkan perjudian.
Tapi, lagi-lagi Ken Arok kecil memunculkan kenakalannya. Kali ini dia mencuri Jambu hingga akhirnya diusir dari rumah penguasa Desa Pangkur.
Dikisahkan dari buku "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" karya Sejarawan Prof Slamet Muljana, setiap wilayah yang didatangi dan ditinggali Ken Arok semasa kecil hingga remaja selalu tak ada yang aman. Dia sempat ketahuan merampok dan menyetubuhi gadis penyadap di Desa Kapudungan.
Pokoknya, Ken Arok menjadi perusuh yang mengganggu keamanan wilayah Tumapel dan menjadi buruan akuwu; lari dari tempat satu ke tempat lain. Setiap tempat yang didatanginya menjadi tidak aman, namun dia selalu dapat lolos dari bahaya berkat perlindungan Bhatara Brahma.
Petualangan kehidupan Ken Arok dimulai sejak bayi saat dia diadopsi Lembong, seorang pencuri yang datang ke kuburan. Sayang ulahnya karena kerap berjudi membuat Lembong kesal dan membuang Ken Arok kecil.
Baca juga: Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri
Kemudian, dia ditemukan Bango Samparan, seorang penjudi juga karena memiliki keistimewaan. Kesukaan judinya membuatnya kerap diajak Bango Samparan hingga kerap memenangkan perjudian.
Tapi, lagi-lagi Ken Arok kecil memunculkan kenakalannya. Kali ini dia mencuri Jambu hingga akhirnya diusir dari rumah penguasa Desa Pangkur.
Dikisahkan dari buku "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" karya Sejarawan Prof Slamet Muljana, setiap wilayah yang didatangi dan ditinggali Ken Arok semasa kecil hingga remaja selalu tak ada yang aman. Dia sempat ketahuan merampok dan menyetubuhi gadis penyadap di Desa Kapudungan.
Pokoknya, Ken Arok menjadi perusuh yang mengganggu keamanan wilayah Tumapel dan menjadi buruan akuwu; lari dari tempat satu ke tempat lain. Setiap tempat yang didatanginya menjadi tidak aman, namun dia selalu dapat lolos dari bahaya berkat perlindungan Bhatara Brahma.
Lihat Juga :