Rapid Test Negatif, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Sabtu, 02 Mei 2020 - 08:06 WIB
loading...
Rapid Test Negatif, Masyarakat Diminta Tetap Waspada. Foto/Humas Pemprov Sumut
A
A
A
MEDAN - Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Mayor Kes. dr. Whiko Irwan meminta masyarakat yang sudah melakukan pemeriksaan rapid test virus Corona (Covid-19) dan hasilnya negatif untuk tetap waspada. Sebab ada tiga kemungkinan yang dapat menyebabkan masyarakat masih dapat terpapar Covid-19.
Hal tersebut diungkapkan dr. Whiko saat live streaming melalui akun Youtube Humas Sumut di Gedung Lama Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (1/5/2020).
Dikatakan dr. Whiko, ada tiga kemungkinan yang mengakibatkan masyarakat masih dapat terpapar Covid-19 meskipun telah melakukan rapid test dan hasilnya negatif. “Pertama itu Anda di tes 7 hari sebelum masa infeksi sehingga antibody belum terbentuk. Kedua imun sedang buruk atau Anda sedang mengkonsumsi obat imunosupresan (obat penekan atau menurunkan imun) dan yang ketiga imun Anda sedang tinggi, tetapi Anda bukan kebal terhadap Covid-19,” terang Whiko dikutip dari laman Sumutprov.go.id.
Untuk itu, GTTP Covid-19 Sumut juga mengharapkan masyarakat Sumut untuk meningkatkan imunitas diri agar tidak terpapar virus Corona. Dr. Whiko juga menyebutkan saat ini banyak pasien positif Covid-19 yang sembuh di Sumut. Terdata ada 41 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau 35 persen dari total 117 pasien positif (data 1 Mei 2020). Sedangkan untuk kematian berjumlah 13 orang atau 11 persen.
“Banyak kasus yang sembuh di Sumut. Karena itu mari kita tingkatkan imunitas kita dengan makan-makanan yang bergizi, cukup istirahat, rajin minum air putih dan olahraga,” terang Whiko. (Baca juga : Pandemi Covid-19, PDSKJI Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Jiwa )
Hal tersebut diungkapkan dr. Whiko saat live streaming melalui akun Youtube Humas Sumut di Gedung Lama Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (1/5/2020).
Dikatakan dr. Whiko, ada tiga kemungkinan yang mengakibatkan masyarakat masih dapat terpapar Covid-19 meskipun telah melakukan rapid test dan hasilnya negatif. “Pertama itu Anda di tes 7 hari sebelum masa infeksi sehingga antibody belum terbentuk. Kedua imun sedang buruk atau Anda sedang mengkonsumsi obat imunosupresan (obat penekan atau menurunkan imun) dan yang ketiga imun Anda sedang tinggi, tetapi Anda bukan kebal terhadap Covid-19,” terang Whiko dikutip dari laman Sumutprov.go.id.
Untuk itu, GTTP Covid-19 Sumut juga mengharapkan masyarakat Sumut untuk meningkatkan imunitas diri agar tidak terpapar virus Corona. Dr. Whiko juga menyebutkan saat ini banyak pasien positif Covid-19 yang sembuh di Sumut. Terdata ada 41 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau 35 persen dari total 117 pasien positif (data 1 Mei 2020). Sedangkan untuk kematian berjumlah 13 orang atau 11 persen.
“Banyak kasus yang sembuh di Sumut. Karena itu mari kita tingkatkan imunitas kita dengan makan-makanan yang bergizi, cukup istirahat, rajin minum air putih dan olahraga,” terang Whiko. (Baca juga : Pandemi Covid-19, PDSKJI Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Jiwa )
Lihat Juga :