Dewan Minta Krisis Air Saat Musim Kemarau Bisa Diatisipasi

Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:03 WIB
loading...
Dewan Minta Krisis Air Saat Musim Kemarau Bisa Diatisipasi
DPRD Makassar mengharap PDAM bisa mengantisipasi krisis air yang kerap terjadi saat musim kemarau. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Persoalan krisis air di Kota Makassar saat musim kemarau agenda tahunan, guna meminimalisir dampaknya PDAM diharapkan mampu mengantisipasi dini potensi hal ini di sejumlah wilayah-wilayah Makassar.

Anggota Komisi A DPRD Makassar Hamzah Hamid yang mengatakan, wilayah utara Kota Makassar kerap menjadi langganan persoalan air sejak lama, sehingga dianggap perlu antisipasi.

Baca Juga: Kebutuhan SMP Baru di Makassar Dianggap Mendesak Tahun Ini

"Yah persoalan kekeringan inikan sudah terjadi setiap tahun, tentunya PDAM sudah punya protap agenda tiap tahun untuk ini, saya kira ini yang perlu dioptimalkan utamanya untuk wilayah utara yang sering itu kekeringan," ujar legislator PAN tersebut.

Hamzah melanjutkan, telah banyak keluhan yang masuk ke pihaknya terkait pelayanan air di sana, sehingga semestinya sudah perlu ada penambahan pengelolaan air baku sebagai solusi dalam menggenjot suply air.

"Selain inikan mereka juga tengah mengupayakan pipa-pipa sehingga mungkin sisa menunggu waktu saja, kita apresiasi kinerja mereka, apalagikan tingkat pelayanan juga sudah meningkat jadi tunggu saja," lanjut Hamzah.

Humas PDAM Kota Makassar Muhammad Rusli melaporkan wilayah-wilayah utara memang kerap dilanda kekeringan tahunan. Wilayah-wilayah tersebut diantaranya BTP Bontosunggu Tamalanrea, Sekitar Daerah Jalan Kapasa dan Daerah Salodong, sementara itu wilayah Timur berada di Sekitar Galangan Kapal.

Rusli mengatakan, PDAM telah melakukan sejumlah perisapan sebelumnya. Saat ini pihaknya telah menyediakan dua pompa khusus di Sungai Moncongloe, sebagai antisipasi saat terjadi penurunan volume air baku.

"Memasuki musim kemarau memang kita antisipasi, pasti terjadi kekurangan air baku, khususnya dari sungai Lekopancing (Maros)," katanya.

Selain itu ada pula penambahan air baku dari Intake Mallengkeri Sungai Jeneberang. Selain suply, Rusli juga berencana menyiapkan delapan mobil tangki air yang tiap tahun selalu beroperasi saat musim kemarau.

Dia membeberkan bahwa pihaknya juga tengah meggarap peningkatan distribusi air ke daerah-daerah yang kerap dilanda kekeringan. Dirinya meminta masyarakat bersabar dimana diharapkan upaya ini akan berjalan di tahun 2021 dan 2022 nanti.

"Selain itu ada juga rencana provinsi buat satu instalasi yang diperuntungkan untuk Mamminasata, instalasi ini nanti mengaliri tiga kabupaten satu kota, Makassar direncanakan akan mendapat jatah 600 liter perdetik," pungkasnya.

Baca Juga: Penyaluran Bantuan Modal untuk UMKM Harus Tepat Sasaran
(agn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2384 seconds (10.101#12.26)