Ini Kronologi Aksi Koboi di Depan Kampus Unpad, Korban Yoga Ditembak 3 Kali
Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:20 WIB
loading...
Korban Yoga Novan dalam postingannya yang disebarluaskan oleh akun Instagram lain. Foto/Tangkapan Layar Instagram
A
A
A
BANDUNG - Yoga Novan (22), korban penembakan di depan Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung pada Senin (24/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB, mengaku ditembak tiga kali oleh pelaku.
Beruntung tembakan senjata api jenis air softgun itu tak mengakhiri hidup korban. Yoga Novan hanya mengalami luka lecet di wajah, tepatnya dekat hidung. Namun kasus penembakan ini belum dilaporkan ke polisi. (BACA JUGA: Aksi Koboi Terjadi di Depan Kampus Unpad, Seorang Pria Ditembak OTK )
Salah seorang saksi mata, Andri (19) menuturkan, saat peristiwa itu terjadi di persimpangan menuju Jalan Teuku Umar, dirinya sedang nongkrong di kedai susu murni.
Andri melihat pengendara motor Ninja berwarna kuning ditendang jatuh oleh dua orang yang berboncengan menggunakan motor N-Max. "Setelah itu, sempat terjadi perkelahian. Ada empat orang yang terlibat perkelahian," kata Andri kepada media, Selasa (26/8/2020).
Tak lama kemudian, dua orang yang berboncangan motor N-Max menodongkan senjata api laras pendek atau pistol ke arah korban. Andri tak tahu persis senjata yang digunakan pelaku.
"Dua orang terlihat membawa senjata pendek kayak beceng (pistol). Lalu ditembakan. Meletus tapi itu terdengar seperti tidak ada peluru, seperti suara angin. Saya dan orang yang ada di lokasi itu panik ketika mendengar letusan senjata api. Saya tidak tahu masalahnya apa," ujar Andri.
Sementara itu, korban Yoga menuturkan kronologi kejadian yang nyaris merenggut nyawanya itu. Yoga mengatakan, sebelum kejadian, dia bersama temannya hendak pulang setelah mengunjungi angkringan di depan Kampus Unpad. (BACA JUGA: Tersangka Teror Bom Molotov Kantor PDIP Terancam 12 Tahun Penjara )
Beruntung tembakan senjata api jenis air softgun itu tak mengakhiri hidup korban. Yoga Novan hanya mengalami luka lecet di wajah, tepatnya dekat hidung. Namun kasus penembakan ini belum dilaporkan ke polisi. (BACA JUGA: Aksi Koboi Terjadi di Depan Kampus Unpad, Seorang Pria Ditembak OTK )
Salah seorang saksi mata, Andri (19) menuturkan, saat peristiwa itu terjadi di persimpangan menuju Jalan Teuku Umar, dirinya sedang nongkrong di kedai susu murni.
Andri melihat pengendara motor Ninja berwarna kuning ditendang jatuh oleh dua orang yang berboncengan menggunakan motor N-Max. "Setelah itu, sempat terjadi perkelahian. Ada empat orang yang terlibat perkelahian," kata Andri kepada media, Selasa (26/8/2020).
Tak lama kemudian, dua orang yang berboncangan motor N-Max menodongkan senjata api laras pendek atau pistol ke arah korban. Andri tak tahu persis senjata yang digunakan pelaku.
"Dua orang terlihat membawa senjata pendek kayak beceng (pistol). Lalu ditembakan. Meletus tapi itu terdengar seperti tidak ada peluru, seperti suara angin. Saya dan orang yang ada di lokasi itu panik ketika mendengar letusan senjata api. Saya tidak tahu masalahnya apa," ujar Andri.
Sementara itu, korban Yoga menuturkan kronologi kejadian yang nyaris merenggut nyawanya itu. Yoga mengatakan, sebelum kejadian, dia bersama temannya hendak pulang setelah mengunjungi angkringan di depan Kampus Unpad. (BACA JUGA: Tersangka Teror Bom Molotov Kantor PDIP Terancam 12 Tahun Penjara )
Lihat Juga :