Aksi Koboi Terjadi di Depan Kampus Unpad, Seorang Pria Ditembak OTK
Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:30 WIB
loading...
Seorang warga Kota Bandung menjadi korban penembakan oleh sekelompok orang di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad). FOTO : DOK SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Yoga Novan, seorang warga Kota Bandung dikabarkan menjadi korban penembakan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung.
Peristiwa aksi koboi tersebut terjadi pada Senin (24/8/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Beruntung, korban Yoga selamat dan hanya mengalami luka di bagian wajah, dekat hidung.
"Iya benar (dugaan penembakan yang dialami korban Yoga). (Kejadiannya) jam 22.30 WIB," kata Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2020).
Namun, ujar Kompol Hendra, korban Yoga belum melapor ke polisi. Dugaan sementara, korban ditembak pelaku menggunakan senjata jenis air softgun. Korban mengalami luka di bagian dekat hidung.
Kompol Hendra mengimbau korban Yoga segera membuat laporan agar kasus aksi koboy tersebut terungkap dan pelakunya ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Baca juga : Rekonstruksi Penembakan di Kelapa Gading, Polisi Gelar Delapan Adegan )
"Korbannya (Yoga) gak ngelapor, gak bikin laporan. Jadi, kami mau tindak lanjuti juga bingung kejadiannya gimana. Korban sudah didatangi, atas nama Yoga, cuma dari pihak korban belum bikin laporan," ujar Kapolsek Coblong.
Meski korban tak melapor, tutut Kompol Hendra,anggota Unit Reskrim Polsek Coblong tetap melakukan penyelidikan dengan masih mencari saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk dimintai keterangan mengenai peristiwa itu. Polisi masih belum mengetahui secara pasti jumlah pelaku yang beraksi. Ketika dimintai keterangan pun, korban masih kebingungan.
Peristiwa aksi koboi tersebut terjadi pada Senin (24/8/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Beruntung, korban Yoga selamat dan hanya mengalami luka di bagian wajah, dekat hidung.
"Iya benar (dugaan penembakan yang dialami korban Yoga). (Kejadiannya) jam 22.30 WIB," kata Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2020).
Namun, ujar Kompol Hendra, korban Yoga belum melapor ke polisi. Dugaan sementara, korban ditembak pelaku menggunakan senjata jenis air softgun. Korban mengalami luka di bagian dekat hidung.
Kompol Hendra mengimbau korban Yoga segera membuat laporan agar kasus aksi koboy tersebut terungkap dan pelakunya ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Baca juga : Rekonstruksi Penembakan di Kelapa Gading, Polisi Gelar Delapan Adegan )
"Korbannya (Yoga) gak ngelapor, gak bikin laporan. Jadi, kami mau tindak lanjuti juga bingung kejadiannya gimana. Korban sudah didatangi, atas nama Yoga, cuma dari pihak korban belum bikin laporan," ujar Kapolsek Coblong.
Meski korban tak melapor, tutut Kompol Hendra,anggota Unit Reskrim Polsek Coblong tetap melakukan penyelidikan dengan masih mencari saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk dimintai keterangan mengenai peristiwa itu. Polisi masih belum mengetahui secara pasti jumlah pelaku yang beraksi. Ketika dimintai keterangan pun, korban masih kebingungan.
Lihat Juga :