Dikira Besi Tua, Pemulung di Malang Temukan Torpedo Peninggalan Tentara Jepang
Senin, 15 Juli 2024 - 14:20 WIB
loading...
Pemulung di Malang menemukan bahan peledak aktif peninggalan era pra-kemerdekaan. Foto/Istimewa
A
A
A
MALANG - Pemulung di Malang menemukan bahan peledak aktif peninggalan era pra-kemerdekaan. Penemuan ini mengejutkannya karena awalnya mengira benda itu merupakan besi tua biasa.
Tetapi ketika diamati ternyata merupakan bahan peledak jenis torpedo diduga peninggalan era Jepang di aliran sungai di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
Kapolsek Jabung AKP Suyanto menuturkan, penemuan bom peninggalan peperangan era pra - kemerdekaan ini terjadi pada Minggu (14/7). Saat itu pemulung bernama Slamet Munajat (43) warga Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tengah mencari besi-besi tua.
Baca Juga: Gegerkan Warga, Ini Penampakan Benda Mirip Mortir di Jalan Raya Bojonegoro
”Yang bersangkutan itu sedang mencari besi-besi tua di aliran sungai Dusun Krajan RT 2 RW 3, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, sekitar pukul 15.30 WIB,” ucap Suyanto kepada wartawan, Senin (15/7/2024).
Saat itulah ditemukan benda mencurigakan yang menyerupai torpedo. Kemudian oleh pemulung itu dilaporkan ke warga sekitar dan dilanjutkan perangkat desa, dan aparat kepolisian.
”Kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), termasuk pemasangan garis polisi mengelilingi lokasi,” ucapnya.
Tetapi ketika diamati ternyata merupakan bahan peledak jenis torpedo diduga peninggalan era Jepang di aliran sungai di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
Kapolsek Jabung AKP Suyanto menuturkan, penemuan bom peninggalan peperangan era pra - kemerdekaan ini terjadi pada Minggu (14/7). Saat itu pemulung bernama Slamet Munajat (43) warga Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tengah mencari besi-besi tua.
Baca Juga: Gegerkan Warga, Ini Penampakan Benda Mirip Mortir di Jalan Raya Bojonegoro
”Yang bersangkutan itu sedang mencari besi-besi tua di aliran sungai Dusun Krajan RT 2 RW 3, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, sekitar pukul 15.30 WIB,” ucap Suyanto kepada wartawan, Senin (15/7/2024).
Saat itulah ditemukan benda mencurigakan yang menyerupai torpedo. Kemudian oleh pemulung itu dilaporkan ke warga sekitar dan dilanjutkan perangkat desa, dan aparat kepolisian.
”Kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), termasuk pemasangan garis polisi mengelilingi lokasi,” ucapnya.
Lihat Juga :