Rana, Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Diinterogasi dan Diintimidasi 3 Oknum Mengaku Polisi
Jum'at, 28 Juni 2024 - 16:52 WIB
loading...
Rana alias Piying, saksi kunci perkelahian Vina Cirebon dan Eky dengan dua pengendara sepeda motor mengaku mendapat intimidasi dan interogasi dari tiga oknum mengaku polisi. Foto/iNews TV/Miftahudin
A
A
A
CIREBON - Rana alias Piying, saksi kunci yang melihat perkelahian Vina Cirebon dan Eky dengan dua pengendara sepeda motor saat malam kejadian pembunuhan pada 27 Agustus 2016 silam mendapat intimidasi dan interogasi.
Rana mengaku didatangi tiga orang yang mengaku dari Mabes Polri. Dia diminta agar mengikuti perintah dan hendak dibawa ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan.
Baca juga: Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Periksa 68 Saksi dan Ahli
Intimidasi yang dialami Rana terjadi pada Jumat (27/4/2024) siang. Saksi kunci yang mengetahui peristiwa perkelahian antara Vina Cirebon dan Eky dengan dua pengendara sepeda motor di Flyover Talun, Cirebon itudidatangi tiga orang pria.
Oknum yang mengaku anggota polisi dari Mabes Polri tersebut meminta identitas Rana dan mengintrogasi tentang kejadian saat peristiwa pembunuhan terjadi.
"Datang orang tiga dari Mabes Polri, nanya-nanya kejadian. Ngojek jam berapa berangkatnya, sampai jalan layang jam berapa, nanya jam terus orangnya itu. Barangkali salah pak. Ya nggak salah nggak apa ya wong kita sudah tahu dari 2016," ujar Rana menceritakan peristiwa didatangi tiga oknum tersebut, Sabtu (28/6/2024).
Rana mengaku didatangi tiga orang yang mengaku dari Mabes Polri. Dia diminta agar mengikuti perintah dan hendak dibawa ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan.
Baca juga: Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Periksa 68 Saksi dan Ahli
Intimidasi yang dialami Rana terjadi pada Jumat (27/4/2024) siang. Saksi kunci yang mengetahui peristiwa perkelahian antara Vina Cirebon dan Eky dengan dua pengendara sepeda motor di Flyover Talun, Cirebon itudidatangi tiga orang pria.
Oknum yang mengaku anggota polisi dari Mabes Polri tersebut meminta identitas Rana dan mengintrogasi tentang kejadian saat peristiwa pembunuhan terjadi.
"Datang orang tiga dari Mabes Polri, nanya-nanya kejadian. Ngojek jam berapa berangkatnya, sampai jalan layang jam berapa, nanya jam terus orangnya itu. Barangkali salah pak. Ya nggak salah nggak apa ya wong kita sudah tahu dari 2016," ujar Rana menceritakan peristiwa didatangi tiga oknum tersebut, Sabtu (28/6/2024).
Lihat Juga :