Tinjau Proyek Tanggul Laut Tambaklorok Semarang, Jokowi: Agustus 2024 Selesai
Senin, 17 Juni 2024 - 12:38 WIB
loading...
Presiden Jokowi memantau progres proyek tanggul laut atau sheet pile di Kampung Nelayan Tambaklorok, Semarang Utara, Kota Semarang, pada Senin (17/6/2024). Foto/Eka S/MPI
A
A
A
SEMARANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung memantau progres proyek tanggul laut atau sheet pile di Kampung Nelayan Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, pada Senin (17/6/2024). Proyek ini dijadwalkan selesai pada Agustus mendatang dan diperkirakan mampu bertahan hingga 30 tahun.
"Dalam jangka 30 tahun minimal bisa menahan rob yang terjadi. Jika penataan kampung nelayan ini berjalan baik, bisa menjadi contoh yang direplikasi di daerah lain," kata Jokowi di lokasi proyek.
Proyek tanggul laut sepanjang 3,6 kilometer ini menelan anggaran sebesar Rp386 miliar dan dirancang sebagai solusi untuk mengatasi rob akibat luapan air laut yang sering menggenangi wilayah pesisir setempat, khususnya Kampung Nelayan Tambaklorok yang menjadi langganan banjir rob saat air laut pasang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang mendampingi Presiden menjelaskan bahwa proyek ini dibangun di atas lahan seluas 56 hektare. Selain itu, rumah pompa juga dibangun untuk memaksimalkan pengendalian banjir di wilayah pesisir. "Kami membangun bendung tanggul sepanjang 3,6 kilometer dari pelabuhan Tanjung Emas hingga Tambaklorok. Saat ini, tidak ada lagi rob yang masuk ke Tambaklorok," ujar Basuki.
Baca Juga: Jokowi Salat Iduladha di Simpanglima Semarang, Warga Berebut Swafoto
"Dalam jangka 30 tahun minimal bisa menahan rob yang terjadi. Jika penataan kampung nelayan ini berjalan baik, bisa menjadi contoh yang direplikasi di daerah lain," kata Jokowi di lokasi proyek.
Proyek tanggul laut sepanjang 3,6 kilometer ini menelan anggaran sebesar Rp386 miliar dan dirancang sebagai solusi untuk mengatasi rob akibat luapan air laut yang sering menggenangi wilayah pesisir setempat, khususnya Kampung Nelayan Tambaklorok yang menjadi langganan banjir rob saat air laut pasang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang mendampingi Presiden menjelaskan bahwa proyek ini dibangun di atas lahan seluas 56 hektare. Selain itu, rumah pompa juga dibangun untuk memaksimalkan pengendalian banjir di wilayah pesisir. "Kami membangun bendung tanggul sepanjang 3,6 kilometer dari pelabuhan Tanjung Emas hingga Tambaklorok. Saat ini, tidak ada lagi rob yang masuk ke Tambaklorok," ujar Basuki.
Baca Juga: Jokowi Salat Iduladha di Simpanglima Semarang, Warga Berebut Swafoto
Lihat Juga :